School of Love [ Part 2 ]


POSTER_TAETISEOSICSUNYOON-SCHOOLOFLOVE

Tittle : School of Love
Author : Taengo.Kkamjong
Main Cast :
– Taeyeon SNSD, Tiffany SNSD, Seohyun SNSD, Jessica SNSD, Yoona SNSD, Sunny SNSD
– Kai EXO, Baekhyun EXO, Chanyeol EXO, Sehun EXO, Kris EXO, Luhan EXO, Lay EXO, Suho EXO, Tao EXO.
Lenght : Chaptered
Rating : T
Note : Annyeong :) Saya comeback lagi dengan membawa sejuta rasa #eh.
Saya membawa lanjutan dari FF School of Love nih ;)
Warning : Typo
Pairing : KaiTaeYeol, BaekSica, SunHan, HunYoonHan, KrisFanyLay, SeoSuhoTao.

==================================================================
Sunny & Yoona SIDE [ Author POV. ]

” Pagi Yoona-a. ” Sapa Sunny dengan senyumnya yang khas menandakan bahwa moodnya sedang dalam keadaan yang baik. Sunny mengajak Yoona untuk menuju ruangan kelas mereka karena mereka memang satu kelas.

Sunny dan Yoona berjalan di lorong gedung kampus mereka untuk menuju ke kelas mereka.

” Pagi Sunny-a, Yoona-a ! ” Sapa seorang namja yang lebih tinggi dari Sunny. Namja itu mengibaskan poninya yang menghalangi matanya untuk melihat Sunny. Sunny membalas namja itu dengan senyuman begitupun Yoona tetapi yang diperhatikan hanya Sunny.

” Ke kelas bersama ? Aku ikut ! ” Ucap namja itu sambil berlari-lari mengejar Sunny dan Yoona. Yoona terlihat sangat girang ketika melihat namja yang bernama Luhan itu ikut berjalan bersama. Yoona memang menyukai Luhan. Tetapi Luhan menyukai Sunny dan Yoona sama sekali belum mengetahui bahwa namja yang ia suka menyukai sahabatnya.

Sudah 3 menit mereka berjalan bertiga mulai dari lorong, lift, lorong lagi dan akhirnya sampai di kelas mereka masing-masing. Sunny menuju kelas bernyanyi sedangkan Luhan dan Yoona menuju kelas dance.

” Yoona-a, aku ingin memberitahu sesuatu. ” Ucap Luhan bahagia seolah-olah akan diberi permen lollipop segudang. Luhan menarik tangan Yoona untuk menuju bangku Luhan lalu Yoona duduk disamping bangku Luhan.

” Apa itu ? ” Tanya Yoona penasaran. Luhan mengambil surat yang sudah disertai dengan amplop dari dalam tas gendongnya.

” Aku akan memberitahukannya jika kau berjanji tidak akan menyebarkannya ke orang lain atau aku akan membakar barang-barang rilakkumamu , arraseo ? ” Ancam Luhan pada Yoona. Yoona mengangguk mantap karena terlalu penasaran dengan isi surat yang Luhan pegang.

” Ini surat cintaku untuk .. ” Kata Luhan menggantung. Yoona semakin penasaran sekaligus merasa deg-degan karena takut Luhan tidak menyebut namanya.

” untuk Sunny. ” Ucap Luhan datar. Yoona terkejut sekaligus tidak percaya dengan nama yang baru saja Luhan ucapkan. Yoona merasa sesak didalam hatinya. Yoona memang sangat ahli dalam berakting sehingga ia menyembunyikan rasa sakitnya itu dengan wajah yang ceria.

” Wow. Chukkae Luhan-a ! Semoga kau diterima oleh Sunny. ” Ucap Yoona sambil bertepuk tangan dan memberikan senyum termanisnya kepada Luhan. Walau Yoona sangat tak terima dengan hal ini.

” Gomawo Yoong-a ! Doakan aku ya ! Aku ingin memberikan surat ini sekarang. ” Ujar Luhan semangat. Yoona hanya mematung atas perkataan Luhan barusan .’Aku ingin memberikan surat ini sekarang’, kalimat yang berhasil membuat hati Yoona semakin retak. Yoona terus menyembunyikannya karena ia tak mau merusak hubungan persahabatannya dengan Luhan dan Sunny.

” Ne. Fighting Luhannie ! ” Ucap Yoona menyemangati Luhan yang beranjak dari tempat duduknya. Yoona terus menatap punggung Luhan yang mulai menghilang.

” Saranghaeyo Luhannie. ” Gumam Yoona dengan nada lirih.

==================================================================
Tiffany SIDE [ Author POV. ]

” Noona ! ” Panggil seorang namja bertubuh tinggi. Namja tampan yang memiliki skill rapper ini menghampiri Tiffany yang sedang berdiri di samping pintu kelasnya.

” Ah ! Mengapa kau lama sekali huh ?! ” Bentak Tiffany pada Kris. Kris adalah murid baru di SM High Univesity. Banyak yang sudah tergila-gila pada Kris, sehingga Tiffany yang disukai oleh Kris menjadi sangat populer.

” Alarmku rusak. ” Ucap Kris santai. Kris dan Tiffany berjalan bersama menuju mobil Kris yang berada di parkiran. Banyak orang yang terus melihat mereka terutama Tiffany dengan tatapan sinis. Kris membukakan pintu mobilnya untuk Tiffany dan dirinya sendiri lalu masuk ke mobilnya.

” Kita mau kemana ? ” Tanya Tiffany penasaran. Tiffany mengambil IPodnya lalu menyetel lagu SNSD – I Got A Boy.

” Entah. ” Jawab Kris.

Kris terus menyetir mobilnya sedangkan Tiffany asik dengan IPhone & IPodnya.

” Kita sampai. ” Ucap Kris .

” Noona ! ” Teriak Kris membuat Tiffany terbangun dari tidurnya. Tiffany menggaruk kepalanya sambil tersenyum kikuk.

” Jangan tersenyum seperti itu pabbo. ” Ucap Kris. Satu jitakan mendarat tepat di kepala Kris membuat Kris meringis kesakitan dan mengeluarkan aegyo gagalnya.

” Kita mau di mobil atau ke tempat itu, huh ?! ” Ucap Tiffany dengan nada marah. Kris dan Tiffany keluar dari mobil lalu berjalan menuju pintu utama gedung itu. Kris dan Tiffany sedang berada di mall.

Kris dan Tiffany berjalan tanpa tujuan sambil berpegangan tangan. Banyak orang yang melihat mereka, bahkan beberapa orang mengatakan mereka adalah pasangan yang cocok padahal mereka masih dalam status ‘ Sahabat ‘.

Krukk Krukk ..

” Suara apa itu ? ” Tanya Tiffany ketakutan. Tiffany memeluk lengan Kris yang sedari tadi ia pegang.

” Entah. ” Jawab Kris.

Krukk .. Krukk ..

” Itu suara perutmu kan ? GYAHAHAHAHAHA ! ” Ucap Tiffany lalu tertawa terbahak-bahak. Kris menatap Tiffany tajam membuat Tiffany berusaha menahan tawanya.

” Jangan mempermalukan aku didepan orang banyak. ” Ucap Kris dengan death glarenya.

” Haha .. Ne .. ” Ucap Tiffany masih menahan tawanya membuat Kris mencubit lengan Tiffany. Tiffany meringis kesakitan dan membuat Kris luluh akibat aegyonya.

” Lebih baik kita ke tempat makan. Aku tak mau mendengar suara tak jelas itu. ” Ucap Tiffany lalu menggenggam tangan Kris erat lalu mengajaknya berlari.

” Diam dan jangan protes. ” Ucap Tiffany yang sudah mengetahui apa yang akan Kris ucapkan.

Kris POV.

Aku dan Fany noona terus berjalan menuju tempat yang kami tuju. Fany noona juga terus menggenggam tanganku erat seperti tak mau kehilanganku. Namanya juga Kris pasti selalu menjadi rebutan setiap wanita. Gyahahahha.

” Sudah sampai. Kali ini kau menraktirku ya ! ” Ucap Fany noona semangat. Aku sedikit curiga dengannya karena tak biasanya dia memintaku untuk menraktirnya dengan sesemangat ini.

” Kita dimeja nomor 05 saja. ” Ucap Tiffany sambil menunjuk meja bernomor 05. Sedangkan aku hanya mengikuti perintahnya.

” Selamat siang . Ini menunya. Jika sudah silahkan berikan pada pelayan terdekat. ” Ucap seorang pelayan wanita dengan paras wajah yang dapat dibilang cantik. Pelayan itu memberikan 2 buku yang berisi daftar menu makanan dan minuman yang ada di tempat ini lalu pelayan itu meninggalkanku dan Fany noona.

” Ah, aku mau ini. ” Tunjuk Fany noona. Kami memesan lumayan banyak makanan karena kami memang sudah memiliki hobi ‘ Makan ‘.

” Noona. ” Panggilku pada Tiffany noona. Aku harus memberitahunya tentang hal ini.

” Wae ? ” Tanya Fany noona.

” Aku harus memberitahu sesuatu. Aku .. “

” Ini pesanannya. Selamat makan. ” Pelayan itu datang lalu memberikan semua makanan yang kami pesan.

” Selamat makan ! ” Ucap Fany noona kegirangan. Mungkin belum waktunya aku membicarakan hal itu.

==================================================

Seohyun SIDE ( Author POV. )

” Ah, Suho ! ” Ucap Seohyun sambil berlari kecil menghampiri Suho yang sedang duduk menunggu Seohyun datang.

” Mianhae aku terlambat. ” Ucap Seohyun kecewa. Seohyun mengambil posisi paling enak  baginya lalu duduk sambil memangku tasnya.

” Ah, gwenchana. Aku harus memberitahukan sesuatu. ” Ucap Suho panjang lebar. Seohyun yang merasa penasaran dengan apa yang akan diberitahu oleh Suho memasang telinganya dengan baik-baik.

” Apa itu ? ” Tanya Seohyun penasaran.

” Aku .. ” Ucap Suho menggantung.

” emm .. ? ” Gumam Seohyun pelan.

” Aku harus meninggalkan Seoul untuk melanjutkan studyku di Paris. ” Ucap Suho pasrah. Suho menyembunyikan wajahnya dari Seohyun karena Suho tidak mau melihat wajah Seohyun dengan tatapan sedihnya. Suho dan Seohyun adalah seorang sepasang kekasih, tetapi sebentar lagi hubungan mereka akan kandas akibat kepergian Suho ke Paris.

” A .. apa akan lama ? ” Tanya Seohyun dengan nada sedikit gemetar. Seohyun takut kehilangan Suho seorang yang telah membuat hari-harinya menjadi sangat indah dan berwarna.

” 3 tahun. ” Jawab Suho. Seohyun meneteskan air matanya. Ada rasa tak rela jika Suho harus meninggalkan Seohyun selama itu.

” Kita .. kita harus mengakhiri hubungan kita. Aku tak mau ada yang tersakiti jika salah satu dari kita sudah memiliki kekasih lain. Kita harus mengakhiri semuanya. Gomawo sudah mau mengisi hari-hariku. ” Ucap Seohyun terpaksa. Seohyun meninggalkan Suho yang masih terdiam atas perkataannya barusan. Rasa kesal, kecewa, marah, rindu, sedih, semua tercampur dan membuat Seohyun semakin pusing.

@ESOKNYA ..

Man heun shigan soge byon han getjiman dooson noji an gireul
Just for love yongwon torok ajimanil sarang
geudae gil barae yo
You make my life complete ..

Handphone Seohyun berdering. Seohyun mengambil handphonenya lalu membaca sekilas pengirim SMS itu. Ada rasa takut dan sedih untuk membuka SMS itu.

Seohyun noona, datang ke bandara saat ini juga.
Ada sesuatu yang harus kuberitahu dan harus kuberikan padamu.
Tolong datang, anggap saja ini adalah hari terakhir kita bertemu. 

Seohyun meneteskan air matanya untuk kesekian kalinya akibat tak bisa menerima semua yang Suho berikan padanya. Suho telah membuat Seohyun jatuh cinta padanya, tetapi Suho malah meninggalkan Seohyun yang sudah terlanjur cinta pada Suho.

Seohyun menghapus air matanya lalu mengganti pakaian tidurnya dengan pakaian santai dan menggunakan jaket yang tebal karena suhu udara sangat dingin.

– SKIP –

@Bandara.

Seohyun berjalan cepat mencari Suho yang sedari tadi belum ia temukan. Seohyun terus mencari Suho dengan hati yang gelisah dan sangat tak terima.

” Seohyun noona. ” Suara orang yang Seohyun kenal memanggil nama Seohyun. Seohyun menoleh lalu memeluk orang itu erat. Ya, tak salah lagi orang itu adalah Suho.

” Aku .. A .. aku .. ” Ucap Seohyun yang tak bisa menahan tangisannya. Seohyun memeluk Suho dengan sangat erat bahkan Suho juga ikut membalasnya. Suho menatap mata Seohyun yang sudah berkaca-kaca bahkan mulai memerah karena tangisannya.

” Aku tak akan lama. Jangan lupakan aku. Aku akan kembali bersamamu saat aku sudah pulang nanti. ” Ucap Suho pasrah. Suho mengacak-acak rambutnya frustasi lalu mencium kening Seohyun.

Kepada para penumpang nomor pesawat … yang akan berangkat ke Paris harap untuk segera memasuki pesawat karena pesawat akan segera berangkat. Terimakasih.

Isak tangis Seohyun semakin meledak setelah mendengar perkataan yang dikeluarkan oleh sang pramugari itu. Seohyun semakin memeluk Suho erat begitupun Suho. Banyak orang yang mendengar percakapan Suho dan Seohyun bahkan ada orang yang merasa kasihan dengan mereka berdua.

” Aku harus pergi sekarang. ” Ucap Suho datar. Suho mencium Seohyun sekilas lalu memeluknya erat lalu meninggalkan Seohyun yang terdiri mematung dengan Suho yang sudah meninggalkannya.

TBC ..

===============================================

Kyaaa T^T

Mian partnya cuman dikit & FFnya cuman dikit ><
Lagi gak bisa ngelanjutin yang banyak sih. Soalnya author lagi banyak tugas juga T^T

Mianhae, part 3nya bakal nyusul dan pasti lebih banyak dari ini ><
Gomawo sudah baca, mian kalo banyak yang masih gak enak dibaca atau alur yang acak-acakan.

3 thoughts on “School of Love [ Part 2 ]

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s