School of Love [ Part 3 ]


POSTER_TAETISEOSICSUNYOON-SCHOOLOFLOVE

Tittle : School of Love

Author : Taengo.Kkamjong

Main Cast :
– Taeyeon SNSD, Tiffany SNSD, Seohyun SNSD, Jessica SNSD, Yoona SNSD, Sunny SNSD
– Kai EXO, Baekhyun EXO, Chanyeol EXO, Sehun EXO, Kris EXO, Luhan EXO, Lay EXO, Suho EXO, Tao EXO.

Lenght : Chaptered

Rating : T

Note : Annyeong :) Saya comeback lagi dengan membawa sejuta rasa #eh.
Saya membawa lanjutan dari FF School of Love nih ;)

Warning : Typo

Pairing : KaiTaeYeol, BaekSica, SunHan, HunYoonHan, KrisFanyLay, SeoSuhoTao.

Saya mohon untuk membaca dari teaser – part 1 – part 2 nya terlebih dahulu agar mengerti ^^

Khusus untuk Part 3 adalah bagian Taeyeon, soalnya pada bilang nungguin bagian KaiTaeYeol ..

===================================================================================

Taeyeon POV.

” Fany, kau tahu ? Namja tadi sangat imut ! ” Ucapku bersemangat.

” Jinjja ? Menurutku Kai lebih imut dari pada namja tadi itu. ” Ucap Tiffany malas.

Aku menatap Tiffany tajam seolah-olah mengatakan jangan sebut nama Kai ! lalu membuka lemariku dan mengambil beberapa kaos dan celana yang pendek tetapi tidak sependek hot pants.

” Fany, menurutmu mana yang lebih cocok ? ” Ucapku sambil mengambil tas kecil berwarna putihku lalu memasukkan IPhone, IPod, Headseat, dompet, dan tissue.

” Emm .. Tidak ada. ” Ucap Tiffany datar.

Tiffany berjalan menuju lemariku lalu mengambil jas berwarna hitam dan kaos polos berwarna merah. Aku menatap Tiffany heran karena Tiffany memilihkan pakaian yang berwarna gelap karena setiap aku bertanya pakaian mana yang cocok pasti dia memilih yang berwarna pink muda.

” Eonni pakai pakaian ini lalu gunakan celana pendek jeans itu ! “

Aku yang tak mau mencari masalah dengan Tiffany hanya menuruti kemauannya karena tak mau mendengar teriakkan Tiffany yang sangat nyaring itu. Aku melepas pakaian santaiku lalu memakai pakaian yang dipilih oleh Tiffany.

Good ! Akan kutambahkan sedikit accecoris yang cocok untukmu ! “

Tiffany mengambil beberapa accecoris milikku seperti kalung bibir berwarna putih dan jam tangan berwarna putih. Setelah itu, dia berjalan menuju rak sepatu lalu mengambil sepatu sneakers berwarna putih juga dengan tali berwarna hitam.

” Pakai ini semua ! ” Ucap Tiffany sambil menyodorkan semua barang-barang yang diambil dia. Aku memakainya dengan ragu-ragu karena aku tak suka dengan penampilanku yang seperti ini.

Perfect ! Eonnie memang cocok memakai segala macam pakaian ! ” Puji Tiffany.

” Eonnie, pilihkan salah sepasang pakaian dan accecorisnya untukku juga ya ! ” Ucap Tiffany bersemangat.

Aku berjalan menuju lemari Tiffany lalu mengobrak-abrik pakaian yang ada didalamnya. Aku mengambil kaos berwarna biru gelap dengan gambar mustache, celana pendek jeans yang sama denganku, jam tangan putih yang sama denganku juga dan sepatu sneakers berwarna biru gelap.

” Apakah tema hari ini gothic ? ” Tanyaku pada Tiffany yang sedang mengikat rambutnya.

” Tidak, aku hanya sedang suka dengan warna hitam dan merah. ” Jawab Tiffany.

” Eonnie ! Sini biar kudandani kau ! ” Ucap Tiffany. Aku menurut saja karena menurutku setiap dandanan Tiffany akan selalu dipuji oleh orang lain termasuk namja pujaannya.

Tiffany memberikan sedikit bedak pada wajahku. Dia memakaikan lipstick berwarna merah.

” Bagaimana, eonnie suka ? “

” Menurutku ini terlalu menor. “

” Tidak ! Ini baru namanya C-A-N-T-I-K ” Ucap Tiffany sambil menekan kata C-A-N-T-I-K.

” Jadi maksudmu aku tidak cantik saat belum memakai makeup ? ” Tanyaku kesal. Tiffany hanya memutar bola matanya membuatku semakin geram dengan perlakuannya yang semakin hari semakin tidak jelas.

” Lets go ! “

Tiffany menarikku lalu berlari menuju mobilku. Mau tidak mau aku harus menyetir mobil itu walau aku sedang kacau hari ini.

Flashback.

” Noona ! ” Panggil seseorang. Aku menoleh mencari sumber suara tersebut.

” Kau ! ” Ucapku geram.

” Jangan ikutiku lagi atau besok kau tidak akan hidup dengan bahagia. ” Ucap namja itu santai. Namja itu mengetahui apa yang ingin kukatakan padanya.

” Bingo ! Sudah sana pergi ! ” Ucapku sambil mendorong tubuhnya yang bisa dibilang berbeda jauh denganku, dia tinggi aku pendek.

” Tidak mau. ” Ucap namja menyebalkan itu. Aku memutar bola mataku kesal. Sesekali kutatap wajahnya ternyata dia terus menatapku.

Kutatap sekali lagi wajahnya, aku terdiam sebentar. Ternyata namja ini tampan. Batinku.

” Jangan melihatku seperti itu ! “

Aku menoyor dahinya sehingga dia meringis kesakitan. Aku ingin sekali minta maaf padanya tetapi rasanya itu adalah perbuatan aneh yang akan kulakukan.

” Kai-a ! “

Kami berdua menoleh ke orang yang baru saja memanggil nama namja didepanku ini.

” Kau lupa sekarang sudah jam berapa ? Kau tak mau ikut pertandingan ? “

Kai langsung melihat jam tangannya dengan panik. Aku hanya bingung terus melihat perlakuan kacaunya.

” Noona, datang ke ruang olahraga sekarang. ” Ucap Kai lalu berlari meninggalkanku sendiri.

Aku melihat jam tanganku dan jarum jam tepat menunjukkan angka 05.00, pertandingan basket sudah dimulai dan Kai terlambat hanya karenaku.

Aku berjalan pelan menyusuri lorong-lorong kampusku untuk menuju ruang olahraga. Entah, siapa yang menggerakkan kakiku untuk berjalan menuju tempat itu.

Ruang olahraga sudah ramai dengan tepuk tangan dan sorak-sorak. Aku mengambil tempat paling belakang karena memang tempat yang tersisa tinggal tempat itu sehingga aku harus lompat-lompat untuk melihat pertandingan itu.

” Eonnie ! ” Panggil seorang yeoja dengan rambut berwarna merah yang terurai bebas. Yeoja itu tersenyum girang lalu menghampiriku yang sedang berusaha melihat pertandingan itu.

” Tumben sekali eonnie mau melihat pertandingan ini. Ada sesuatu ya ? ” Tanya yeoja itu penuh selidik. Aku hanya menggeleng untuk menutupi ‘sesuatu’ itu.

” Oh, aku tahu ! Pasti eonnie sudah TERPESONA DENGAN KAI ! Makanya eonnie kesini. ” Ucap yeoja itu lantang membuat orang-orang disekitar kami melihat kami.

” Diam kau Fany. Aku tak akan pernah terpesona dengan namja menyebalkan itu. ” Ucapku santai. Yeoja yang kupanggil Fany itu hanya mengerucutkan bibirnya.

” Jinjja ? Aku tak percaya. ” Ucap Tiffany tak mau kalah.

” Pasti. “

” KYAAAA ! WHOOOAA ~ KAI ! KAI CETAK GOLNYA ! ” Teriak orang-orang yang sedang histeris. Aku menutup telingaku agar tidak tuli karena suara nyaring orang-orang itu.

” WOAAAAAAA ! YEAAAAYY ! ” Teriak hampir seluruh penonton.

” KAI, KAI, KAI, KAI. “

Semua orang kompak meneriakkan nama Kai. Tiba-tiba saja Tiffany menarik tanganku untuk menuju bangku paling depan. Kami harus menuruni puluhan anak tangga agar dapat tempat paling depan dan paling dekat dengan lapangan.

” Fany-a, lepaskan ! ” Ucapku sambil berusaha melepaskan tangan Tiffany.

” Tidak akan. ” Jawab Tiffany santai sambil terus menarik tanganku membuat seluruh tubuhku harus menuruti tanganku yang terus ditarik oleh Tiffany.

Sesampainya ditempat paling bawah Tiffany langsung mendorongku agar menuju kursi yang kosong dan kursi kosong itu ada 2.

” KAI ! ADA TAEYEON EONNIE DISINI ! ” Teriak Tiffany lantang. Kai menoleh dan tersenyum manis kepadaku dan Tiffany.

Pemenang pertandingan basket ini adalah tim dari SM High University.

” WOAAAAA, YEAYYYY, HOOOOOUU ~ “

Tiffany jingkrak-jingkrak setelah mendengar pemenang pertandingan ini adalah tim dari kampus kami. Tiffany sangat senang karena 2 orang sahabatnya yang memenangkan pertandingan itu.

Seluruh pemain keluar dari lapangan dan mengambil tempat istirahat mereka.

” Eonnie ayo kesana ! ” Ucap Tiffany.

Tiffany menarik tanganku agar aku ikut berlari bersamanya.

” Tiffany jangan cepat-cepat ! Nanti jatuh ! ” Ucapku tapi Tiffany menghiraukan anjuranku barusan dia malah terus berlari secepat mungkin sambil menarik tanganku.

” Kyaaa ! “

Author POV.

Brukk ..

Bingo ! Saran Taeyeon tadi benar-benar terjadi. Tetapi yang jatuh bukan Tiffany, justru Taeyeon yang jatuh dan menimpa seseorang.

” Appo. ” Ucap Taeyeon lemah. Taeyeon terus meringis kesakitan setelah jatuh. Taeyeon sama sekali tidak sadar jika ia menimpa seseorang. Taeyeon terus menutup matanya karena kesakitan.

” Eonnie ! ” Ucap Tiffany kaget. Tiffany merasa sedih karena menghiraukan anjuran kakaknya tetapi ia juga senang melihat pemandangan itu.

” Kkamjong ! Jangan diam ! Ireona ! ” Ucap Kris.

” Aa .. ” Ucap Kai. Kai langsung menyingkirkan Taeyeon dari atas tubuhnya lalu bangkit berdiri sedangkan Taeyeon masih meringis kesakitan.

” Kau mencari kesempatan dalam kesempitan. ” Lanjut Kris. Kai malah tersenyum kikuk.

” Hey ! Jangan mengobrol terus ! Bantu eonnieku, bawa dia ke UKS. ” Ucap Tiffany sambil melempar batu kerikil ke arah Kai dan Kris. Kai menggendong Taeyeon sedangkan Kris dan Tiffany mengikuti dari belakang.

Sesampainya di UKS, Kai langsung membaringkan tubuh Taeyeon yang mungil itu ke kasur yang cukup empuk. Disitu Taeyeon bisa beristirahat.

” Aku dan Kris mau belikan makanan dulu untuk Taeyeon eonnie, Kai kau jaga Taeyeon eonnie disini. ” Ucap Tiffany sambil merangkul tangan Kris. Kai mengangguk kecil lalu menatap punggung Tiffany dan Kris yang mulai menghilang.

” Neomu yeppeo. ” Gumam Kai.

” Appo. ” Gumam Taeyeon pelan. Taeyeon membuka matanya perlahan-lahan setelah pingsan saat digendong oleh Kai. Taeyeon melihat sekelilingnya dan sadar bahwa Kai menunggunya.

” Kau ! ” Ucap Taeyeon kesal.

” Jangan ikutiku lagi atau besok kau tidak akan hidup dengan bahagia. ” Lanjut Kai. Kai memutar bola matanya.

” Itu bukti bahwa aku tak pernah tidak hidup bahagia. ” Ucap Kai. Kai terus menatap mata Taeyeon tajam sedangkan Taeyeon hanya membalas dengan tatapan santai seperti tidak peduli.

” Apa buktinya ? “

” Kau menabrakku lalu menimpaku, untung saja Kris hyung memperingatkanku atau aku akan menciummu. ” Ujar Kai panjang lebar. Taeyeon geram dan hampir menampar Kai tetapi tangannya tak bisa bergerak.

” Tanganku tidak bisa bergerak. ” Ucap Taeyeon. Taeyeon merasa sakit yang luar biasa setelah berusaha membuat tangannya bergerak. Kai reflek langsung memegang tangan Taeyeon agar Taeyeon tidak menggerakkan tangannya dengan paksa lagi.

Kai menatap Taeyeon yang sedang meringis kesakitan. Suatu hal terlintas dipikiran Kai. Dengan cepat Kai mencium bibir pink Taeyeon membuat Taeyeon terbelalak kaget. Untuk pertama kalinya Taeyeon mendapat perlakuan seperti itu. Kai melepaskan bibirnya dari bibir pink Taeyeon membuat Taeyeon merutuki dirinya sendiri.

Taeyeon terus memperhatikan wajah Kai yang juga sedang memperhatikan Taeyeon.

” Mengapa kau menatapku seperti itu ? Terpesona denganku ? Atau ingin lagi ? ” Tanya Kai membuat semburat merah keluar dari pipi Taeyeon menandakan bahwa pertanyaan Kai semua sangat benar.

” Kau gila. Kau membuatku mengutuk diriku sendiri. ” Celetuk Taeyeon. Taeyeon masih membaringkan tubuhnya di kasur UKS sedangkan Kai duduk dibangku samping kasur itu.

” Aku memang gila. Aku gila karenamu noona. ” Ucap Kai. Taeyeon hanya memutar bola matanya kesal.

” Aku yang gila. Aku gila karena sudah bersamamu membuatku menjadi sial. Aku juga gila karena .. ” Ucap Taeyeon menggantung.

” Karena ? ” Tanya Kai penasaran. Taeyeon memberikan senyum menawannya tepat didepan Kai. Kai tak pernah mendapat senyum semanis ini dari Taeyeon.

” Aku sudah terpesona denganmu. ” Ucap Taeyeon senang. Entah ada rasa senang yang terus menyelimuti Taeyeon saat Taeyeon berada dekat dengan Kai.

” Jinjja ? Aku senang mendengarnya. ” Ujar Kai kegirangan. Kai mengecup bibir Taeyeon singkat lalu beranjak pergi meninggalkan Taeyeon.

” Mau kemana ? ” Tanya Taeyeon gelisah.

” Keluar. Ada apa ? Kau tak suka ? ” Tanya Kai balik.

” Temani aku ~ Aku takut sendirian. ” Ujar Taeyeon dengan aegyonya yang berhasil membuat Kai luluh. Kai kembali duduk di kursi lalu menundukkan dagunya diatas tangan Taeyeon sedangkan Taeyeon mulai tertidur.

” Eonnie aku bawa ini ! ” Ucap Tiffany kegirangan. Tiffany membuka pintu UKS. Tiffany dan Kris tak menyangka kalau Kai dan Taeyeon akan sedekat ini. Bahkan tak ada satupun yang bangun walau mendengar suara nyaring Tiffany.

” Mereka .. ” Ucap Kris tak percaya. Kris mengambil tas plastik yang ada ditangan Tiffany lalu menaruh tas plastik itu di atas meja. Lalu mereka berdua pergi meninggalkan Taeyeon dan Kai yang masih terlelap.

Dan akibat kejadian itu Taeyeon habis diejek ole Tiffany.

Flashback end. ( Mian ada 2 POV soalnya kalo cuman Taeyeon POV jadi susah author bikin ceritanya. )

” Fany, bangun sudah sampai. ” Ujar Taeyeon sambil mengguncang-guncang tubuh Tiffany. Tiffany membuka matanya perlahan-lahan.

” Cepat sekali. Barusan eonnie menyetir mobil atau pesawat. Kenapa sampainya cepat sekali ? ” Celetuk Tiffany.

” Cepat kau bilang ? 30 menit kita menunggu macet padahal seharusnya kita sudah sampai disini 30 menit yang lalu ! ” Ucap Taeyeon geram. Taeyeon membuka pintu mobil, keluar dari mobil dan menutup pintu mobilnya dengan keras.

” Eonnie marah ? Mianhae ~ ” Ucap Tiffany lirih. Taeyeon tersenyum simpul mendengar permintaan maaf Tiffany.

” Lalu kita mau kemana ? ” Tanya Taeyeon.

” Aku ingin ke tempat makan. Aku sudah sangat lapar. Kajja ! ” Ajak Tiffany. Taeyeon mengikuti Tiffany dari belakang karena memang Taeyeon tak begitu hafal jalan-jalan di Mall itu karena Mall itu sangat besar.

Setelah berjalan beberapa menit, Tiffany mengajak Taeyeon untuk ke kedai Mie Ramen padahal Taeyeon biasa memasak Mie Ramen untuk Tiffany. Taeyeon dan Tiffany mengambil meja bernomor 28.

Taeyeon asik dengan IPhonenya sedangkan Tiffany terus mengecek jam tangan Baby-Gnya.

” Eh ? Kai, Chanyeol ! ” Ucap Tiffany sok heran. Taeyeon menatap kedatangan Kai dan Chanyeol secara bersamaan. Taeyeon terus menatap heran Tiffany.

” Bolehkah kami duduk disini ? ” Tanya Chanyeol ramah. Taeyeon terus memperhatikan wajah Chanyeol, Tiffany yang sadar langsung memecahkan lamunan Taeyeon.

” Apa kita hanya duduk diam disini ? ” Ucap Tiffany.

” Ah, Chanyeol. Ada yang harus kubicarakan. Soal masalah kampus. ” Ucap Tiffany lagi.

” Eonnie. Aku kesana dulus ama Chanyeol. ” Lanjut Tiffany belum sempat Taeyeon membalas Tiffany sudah memotong seluruh bagian Taeyeon untuk berbicara.

” Hanya sebentar. Arraseo ? ” Ucap Tiffany lagi. Tiffany menarik tangan Chanyeol agar menjauh dari Taeyeon dan Kai yang sedang asik dengan kegiatan masing-masing. Kai yang sedang asik dengan IPhonenya sedangkan Taeyeon asik dengan pikirannya.

” Noona. ” Gumam Kai berusaha memecahkan suasana.

” Wae ? “

” Ani. “

Hening. Itu adalah keadaan wajib diantara Taeyeon dan Kai. Tak ada yang mau membuka suaranya. Taeyeon yang sekarang sedang asik bermain dengan IPhonenya sedangkan Kai sedang asik memperhatikan setiap inci wajah Taeyeon.

Dilain tempat ~

” Chanyeol-ssi, rencana kita berjalan dengan baik kan ? Eonnieku pasti sudah mulai menyukai Kai. ” Ucak Tiffany semangat. Tiffany dan Chanyeol sekarang sedang berada di kedai Ice Cream. Tiffany terus melahap Ice Creamnya bahkan ia sudah membeli 2 Ice Cream dan itu untuk dirinya sendiri sedangkan Chanyeol hanya menatap bosan Ice Creamnya.

” Chanyeol-ssi, kau ada masalah ? ” Tanya Tiffany penasaran.

” Ani. “

” Aku tahu kau berbohong. Coba ceritakan padaku dan aku akan membantumu mencari jalan keluarnya. “

” Aku .. A .. Aku .. “

” Kau ? “

” Aku menyukai Taeyeon noona. “

” Hahaha, kau bercanda. Kita kan hanya berbohong saja. “

” Aku serius. “

” Jaga kata-katamu barusan ! Aku tak bermaksud menjodohkanmu dengan eonnieku, justru aku hanya ingin eonnieku dekat dengan Kai, bukan dirimu ! ” Ucap Tiffany kesal. Tiffany beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan meninggalkan Chanyeol.

TBC ~

Ucap author sambil merutuki dirinya sendiri karena tak bisa membuat FF ini dengan panjang.

Mianhaeyo readerdeul. Author gk bisa bikin yg banyak soalnya author lagi banyak masalah. Sedikit curhat ya, kaki dan tangan author lagi sakit gara-gara olahraga estafet & basket yang memakan waktu 2 jam, tugas-tugas semakin menumpuk, author harus ngelanjutin FF baru ~

Author kasih sedikit bocoran, author mau keluarin 2 FF. FF yg pertama percast LuTae, sedangkan FF kedua bercast TaeTiSeoSicaYulSoo & KrisKaiBaekHunHanYeol.

FIGHTING FOR ME =.=

Gomawo sudah baca FF ini ~

6 thoughts on “School of Love [ Part 3 ]

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s