Glowing Love


130217_191127

 

Title : Glowing Love

Author : BoraYoung

Genre : Romance

Rating : Teen

Length : Oneshot

Main Cast : Choi Siwon, Choi Sooyoung

Annyeong chingudeul..

Disela kejenuhan author yang selalu belajar  #lebay

Author buat fanfict lagi..

Ini iseng-iseng lagi PM tiba-tiba taraaaa…

Jadilah fanfict ini…

Jeongmal mianhe.. author payah padahal udah bikin banyak list yang mau dibuat malah bikin yang lain-lain. Ckck dasar author tak berpendirian!

Sudahlah, kebanyakan cingcong…

Happy reading…

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Siwon Pov

Aku memandangi yeoja disampingku yang sedang memerhatikan Kang Seosangnim mengajar Bahasa Korea. Sangat membosankan..

“Yongie…” dia menoleh, tanpa mengeluarkan suara, hanya menaikkan kedua alisnya seakan berkata “Waeyo oppa?”

“Aku boleh minta tisue mu?” Tanpa menjawab dia langsung memberikan tisue itu kepadaku. Padahal niat ku meminta tisue itu untuk mengalihkan perhatiannya kepadaku, tapi dia tetap fokus kepada Kang Seosangnim.

Aku menatap Kang Seosangnim dengan bosan. Lalu di dalam kepalaku terlintas sebuah ide. Dan sebuah rasa yang sesungguhnya sudah lama aku pendam. Aku menulis serta menggambar sesuatu di atas tisue itu dengan spidol berwarna pink dan ungu yang aku pinjam dari teman sebangku ku.

Setelah selesai, aku memberikannya kepada Sooyoung. Dia hanya menatap ku, aku melanjutkan menuliskan sesuatu di atas tisue yang lain. Dan aku memberikannya kepada Sooyoung lagi.

“Ya! Choi Siwon! Apa yang sedang kau lakukan ha?! Cepat keluar dari kelas ini! Mengganggu saja!” teriakan Kang Seosangnim membuatku tersadar, dengan wajah tertunduk aku keluar kelas. Sungguh aku merasa malu sekarang.

Sooyoung Pov

Saat aku sedang memerhatikan Kang Seosangnim, tiba-tiba Siwon oppa memanggilku. Aku tahu dia sangat tidak menyukai pelajaran ini. Menurutnya ini bahasa kita sendiri, untuk apa di pelajari. Toh tanpa belajar aku juga bisa. Ya, dia memang anak yang pintar. Tanpa harus belajar pun dia bisa mendapatkan ranking pertama.

Aku memberikannya tisue yang dia mau. Aku kembali memerhatikan Kang Seosangnim, kemudian menatap Siwon oppa sebentar. Aku lihat dia sibuk menulis di atas tisue itu. Entah apa yang dia tulis. Aku tidak bisa melihatnya.

Saat aku sedang memerhatikan Kang Seosangnim lagi, sebuah tangan terulur ke meja ku. Ku lihat itu adalah tangannya, dia memberikan tisue kepada ku. Karena penasaran aku mengambil tisue itu, dan aku cukup kaget dengan apa yang dia tuliskan di tisue itu. Aku menatapnya, apakah dia benar-benar mencintaiku?

2013-04-02 08.49.24

 

Ku lihat ia sibuk menulis lagi di tisue yang lain, kemudian memberikannya lagi kepada ku dengan senyuman manisnya.

2013-04-02 08.56.16

 

Aku mengambil tisue yang ada di atas meja ku, menulis balasan dari surat tisue nya itu. Baru saja aku hampir selesai menulis, tiba-tiba Kang Seosangnim teriak menyuruh Siwon oppa keluar kelas. Sungguh lucu melihat seorang Choi Siwon, murid terpandai disuruh keluar kelas pada jam pelajaran. Aku menatap tisue yang sudah aku buat, ah nanti saja aku jawab kalau dia bertanya lagi pada ku. Hehehe.

 

Author Pov

Siwon berjalan penuh semangat ke kelasnya. Hari sudah mulai sore. Bel pulang juga sudah berbunyi. Karena tadi ia di usir keluar kelas, dia memilih pergi ke kantin.

Dia menatap seorang gadis yang sedang merapikan tas nya.

“Youngie..”

“Ah, oppa. Ayo kita pulang. Ini tas mu.” Gadis itu memberikan tas kepadanya.

“Errr… bagaimana sebelum pulang kita jalan-jalan dulu? Oppa janji akan meneraktirmu..”

“Jeongmal? Ah kalau begitu kajja..”

Siwon Pov

Aku membawa Sooyoung ke sungai han. Hari sudah mulai gelap, pada saat di hukum tadi aku sudah memikirkan sebuah rencana untuknya.

“Oppa, kenapa kita ke sini?” tanyanya saat aku memakirkan mobil ku dipinggir sungai han.

“Memang kenapa? Kita sudah lama tidak kesini..”

“Hm, iya sih oppa. Tapi nanti kita makan bulgogi favorite kita ya oppa.”

“Ne.. em Youngie, apa kau bawa iPad mu?”

“Bawa, waeyo?”

“Ah tidak, lebih baik kau bawa saja. Kajja.”

Aku menggenggam tangan Sooyoung ke tempat kami biasa bersama. Aku mendudukannya di salah satu bangku taman. Taman ini cukup sepi, maka dari itu aku membawanya kemari untuk menjalankan rencana ku. Kebetulan langit sudah benar-benar gelap. Penerangan disini hanya lampu taman, sedangkan cahaya bulan tertutup awan.

“Kau tunggu disini ya, jangan kemana-mana. Terus lihat aku sepanjang aku melangkah. Arraseo?”

“Memang oppa mau kemana? Masa aku ditinggal sendiri oppa.” Dia merajuk pada ku. Aku tau dia benci gelap, tapi ini demi keberhasilan rencanaku.

“Sudah kau tunggu disini saja. Dan terus perhatikan oppa. Arraseo?”

“Ne.”

Aku berjalan menuju bangku taman yang berada agak jauh darinya. Aku menyalakan iPad ku dan membuka salah satu aplikasi. Aku memulai rencana ku. Aku menuliskan sesuatu pada iPad ku. Dia hanya diam dan memandangku. Setelah selesai, aku membalikkan layar iPad ku kehadapannya.

1361071300073

 

Aku menatap ekspresi wajahnya, sedetik kemudian dia sibuk dengan iPadnya sendiri. Aku hanya menatapnya, aku takut kalau dia akan berkata yang tidak aku harapkan.

 

130217_190715

 

Aish! Yeoja ini benar-benar membuatku gelisah. Aku membalas perkataannya lagi melalu aplikasi ini.

130217_190741

 

Aku menatapnya lagi, dia masih berkutat dengan iPadnya. Aku cemas menunggu jawaban darinya.

1361071360970

 

Ah jeongmalyp? Apakah aku tidak sedang bermimpi? Aku langsung berlari ke arahnya.

“Jeongmal? Apa kau mau menjadi yeojachinguku?”

“Tentu oppa.” Jawabnya dengan senyumannya yang paling manis. Aku merengkuhnya ke dalam pelukanku.

“Oppa, kita jadi makan kan? Aku lapar..” ucapnya dengan aegyo yang sangat membuatku gemas.

“Tentu, kajja.”

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Aku masuk sekolah dengan hati yang sangat bahagia. Kejadian kemarin malam membuatku benar-benar senang. Yeoja yang selama ini aku inginkan ternyata mencintaiku juga.

Pagi ini adalah pelajaran Park Seosangnim. Pelajaran sejarah. Aku telah bertukar tempat duduk dengan teman sebangku Youngie, Kwon Yuri. Aku mengambil selembar tisue yang selalu ada di atas mejanya dan menuliskan sesuatu. Baru aku menulis satu kalimat, tangan halus Sooyoung juga ikut menuliskan sebuah kalimat di atas tisue itu. Aku berharap, cinta kami akan selalu bagaikan cahaya dalam gelap yang selalu bersinar. Tidak akan pernah redup walau apapun itu rintangannya.

2013-04-02 08.55.29

 

-Fin-

Http://www.fanfictyoung.wordpress.com

2 thoughts on “Glowing Love

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s