[Kyuline Series] My Story: A Bad Proposal


[Kyuline Series] My Story: A Bad Proposal

cover-ff-my-story-a-bad-proposal-kyuline-series-by-lestrina-use-psd-by-oumbojae

Title : [Kyuline Series] My Story: A bad Proposal

Nama Author : @lestrina

Main Cast :
Park Jiyeon “T-ara”
Shim Changmin “TVXQ”

Additional Cast :
Cho Kyuhyun “Super junior”
Lee Jonghyun “CNBLUE”
Choi Minho “Shinee”

Length :  Series
Genre : (Romance, Friendship)
Rating : 15

Disclaimer : This story is mine. Don’t take this fanfic without permission from me. If you want to take this fanfic. Please take with full credit.

Poster: ksaena @http://saena79.wordpress.com

PS: I apologize for typo. Please feel free to correct me


Putri dari Keluarga Park yang kaya raya, selain cantik, dirinya tidak sombong atas kekayaannya. Dia suka menolong orang lain tanpa pamrih, baik hati, ramah dan masih banyak sifat-sifat yang baik yang dimilikinya. Semua orang sangat mengenal yeoja tersebut, dia bernama Park Jiyeon. Tak ada dalam hidupnya untuk mengatakan “TIDAK” tetapi yang ada “YA ataupun OK”

Disini aku ingin menceritakan kisah hidupku. Aku tidak perlu mengenalkan diriku lagi… “Gumawo untuk Authornya sudah menjelaskan terlebih dahulu” kata Park Jiyeon sambil membungkuk badannya memberi hormat tanda terima kasih.
Kita lanjutkan lagi cerita kisahku…

Benar yang dikatakan semua orang, aku sering mengucapkan “ya” dan “ok” tanpa aku bertanya kepada lawan bicaraku mengenai alasan kenapa meminta bantuanku. Karena 2 kata tersebut, aku telah menerima proposal dari namja yang sangat menyebalkan yang telah menjebakku dalam permainannya.

Flashback on

#Another place
Siang hari

Di salah satu cafe yang terletak di pusat perkantoran di kota Seoul, ada beberapa namja yang sedang asyik mengobrol sambil menikmati makan siang. Mereka tidak menyadari bahwa pesona mereka menjadi tontonan gratis bagi yeoja-yeoja segala usia.

Mereka adalah pelanggan tetap cafe tersebut. Mereka dikenal dengan sebutan kyuline yang terdiri dari Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Lee Jonghyun, dan Choi Minho.

Salah satu dari mereka sedang asyik melamun dengan dunianya sendiri, dia sedang memikirkan bagaimana cara untuk melamar seorang yeoja yang disukainya. Ketiga temannya menyadari sikap sahabatnya yang aneh dari biasanya.

“Shim Changmin… Apa yang kau pikirkan” tatap Kyuhyun dengan tajam.
“Aku sedang memikirkan cara untuk melamar Jiyeon” ucap Changmin dengan polos.
“Melamar… Ji..ji sapa hyung” teriak Minho karena kaget mendengar perkataan salah satu hyungnya.
“A.. aniyo, kalian salah mendengarnya” jawab changmin menjadi salah tingkah atas ucapannya. Tetapi jawaban yang diberikan tidak membuat teman-temannya percaya, mereka memberikan death glare agar memaksa Changmin untuk menjelaskannya sekarang juga.

“Tenang guys… Ok..ok! Aku jelaskan. Aku akan menikah secepatnya dan sedang berpikir untuk melamarnya. Kami sudah di jodohkan sejak kecil dan aku baru diberitahukan sebulan yang lalu. Aku menyukainya tetapi dia menganggapku namja yang menyebalkan. Aku ingin dia menjadi istriku selamanya dengan menikahinya” ucap Changmin dengan tenang dan akhirnya menghela nafas dengan panjang setelah menjelaskan kepada teman-temannya.

Teman-temannya hanya melongo mendengar penjelasan Changmin, belum pernah mereka mendengar seorang shim changmin berbicara panjang lebar dan mereka hanya ber “O” ria. Shim changmin hanya mendengus kesal mendengar jawaban teman-temannya.

“Apa yeoja itu cantik hyung” celetuk Minho

“Ya, dia sangat cantik dan kalian juga pernah bertemu dengannya” jawab Changmin

“Dimana…. Kapan hyung” tanya Jonghyun dengan antusias.

“Hmm…”

“Apa kau sudah mendapatkan cara untuk melamar yeoja yang bernama Jiyeon, mungkin saja kami bisa membantunya” ujar Kyuhyun dengan gayanya yang sangat bijaksana.

“Hyung… Kau akan menikah, apa kita bisa berkumpul bersama lagi” tanya minho dengan raut wajah yang sedih dan tak bersemangat.

“Cish… Anak ini! Changmin hyung tidak akan kemana-mana, hanya mengurangi waktu kebersamaan kita demi istrinya” kata Jonghyun sambil menepuk punggung Minho dengan pelan.

Changmin dan Kyuhyun tersenyum geli karena melihat tindakan yang dilakukan Jonghyun ke Minho seperti Eomma yang sedang menenangkan putranya yang sedang menangis.

“Minho~ah, kita masih bisa berkumpul bersama seperti hari ini. Dan mengenai cara melamar, aku sudah mendapatkannya. Kalian bisa melihat secara live bagaimana caraku melamarnya. Sangat simpel dan tidak memerlukan tenaga so tunggu tanggal main guyss…” ucap Changmin dengan tenang dan mantap.

1 minggu kemudian

# BlueShappire Cafe

Tampaklah namja-namja tampan yang berada di salah satu meja, mereka gelisah menanti kedatangan salah satu temannya yang akan melamar sang yeoja yang disukainya, mereka sangat penasaran dengan cara Shim Changmin melamar yeoja.

“Aish… Lama sekali anak itu datang” gerutu Kyuhyun.

“Hyung… kenapa jadi kau yang gelisah, seakan-akan yang dirimu yang ingin di lamar oleh Changmin Hyung” ujar Minho dengan tersenyum melihat sikap Hyung satunya yang memiliki rasa ingin tahu.

“Pletak”

“Yaa.., Appo” teriak Minho

“Pletak”.

Kyuhyun memukul Minho kedua kalinya dan memberikan tatapan yang tajam. Seketika Minho terdiam melihat tatapan tajam yang diarahkan ke dirinya.

“Aku sangat penasaran dengan cara Changmin melamar Jiyeon. Kalian mengetahuinya Jiyeon tidak menyukai Changmin” ucap Kyuhyun dengan penuh keyakinan kepada teman-temannya. Kedua namja tersebut hanya mengangguk kepalanya yang menandakan mereka setuju apa yang di ucapkan hyungnya.

“Hyung… !” teriak Jonghyun dan Minho bersamaan. Mereka melihat Changmin dan Jiyeon masuk ke dalam cafe bersamaan, mereka langsung tersenyum dan semakin bersemangat untuk melihat aksi hyungnya melamar Jiyeon.

“Changmin~ah” panggil Kyuhyun dengan melambaikan tangannya. Changmin mendengar namanya di panggil, menoleh ke arah sosok yang dikenalnya dan segera mendorong tubuh Jiyeon berjalan menuju teman-temannya.

“Apa kau tidak bisa mengajakku dengan lembut” gerutu Jiyeon dengan kesalnya atas sikap Changmin yang pemaksa. Tanpa menunggu lama Jiyeon dan Changmin duduk bergabung bersama mereka.

“Jiyeon~ah… mereka teman-temanku dan kau masih mengenal mereka kan?” Changmin mengenalkan teman-temannya ke Jiyeon

“Hmm… Mereka maksudmu”tunjuk Jiyeon dengan jarinya dan masih menatap Changmin.
Changmin menganggukkan kepalanya.

“Hmm…. ternyata kalian. Kalian kumpulan playboy kacangan yang mengaku dirinya hebat, keren, dan memiliki tingkat kenarsian yang setinggi langit dengan membentuk suatu kumpulan dengan kyuline” jawab Jiyeon dengan wajah yang datar.

Mereka mendengar jawaban Jiyeon, langsung memberikan death glarenya masing-masing kepada dirinya tetapi Jiyeon tidak mempedulikannya dan malah menyibukkan dirinya dengan membaca novel yang baru dibelinya.

“Hyung… Kapan acaranya dimulai” tanya Minho dengan berbisik-bisik, takut Jiyeon mendengarnya.

“Right now..” jawab Changmun dengan penuh keyakinan atas kesiapannya.

Sebelum melakukan aksinya Changmin menghirup udara sebanyak-banyak untuk berhadapan dengan Jiyeon.

“Jiyeon~ah” panggil Changmin dengan lembut dan tetap focus menatap Jiyeon.
“Ehmm… Katakan saja, aku akan mendengarnya dan aku akan menjawab pertanyaanmu bila kau meminta” jawab Jiyeon dengan ketusnya.

“Jiyeon~ah” Changmin memanggilnya sekali lagi untuk memastikan Jiyeon mendengar atau tidak.
“Aku memerlukan bantuan mu”tanya Changmin dengan menelan salivanya atas jawaban yang nanti diberikan Jiyeon.
“Ya” jawab Jiyeon
“Aku ingin kau bersedia menjadi istriku” ucap Changmin dengan cepat dan mantap sambil melirik teman-temannya.
“Ok” jawab Jiyeon dengan spontan dan tanpa disadarinya.
“Good Jiyeon~ah, minggu depan kita menikah” ucap Changmin dengan senangnya dan memberikan ciuman kilat di bibir Jiyeon.

Jiyeon shock atas tindakan Changmin kepada dirinya, hanya bisa diam dan masih belum mencerna kalimat yang diungkapkan oleh Changmin. Dengan cepat kesadarannya kembali pulih karena suara teriakan Minho.
“Daebak … Hyung” sahut Minho dengan senangnya.
“MWO… Menjadi istrimu” teriak Jiyeon dengan aura amarah yang besar.
“Bingo… Kau sudah menerimanya dan tidak bisa membatalkannya. Mereka sudah menjadi saksi atas perkataanmu beserta Appamu dan Appaku, mereka berdua mendengarnya secara live melalui ini. Aku menghubungi mereka sebelum berbicara mengenal hal tadi” ucap Changmin sambil menunjukkan handphonenya serta tersenyum atas keberhasilannya.

“Cish… Licik sekali cara mu” jawab Jiyeon dengan kesalnya,  wajahnya yang cemberut karena kesal dan hanya bisa pasrah menerima semuanya. Percuma membatalkan pasti akibatnya akan membuat dirinya pusing dan tetap tidak bisa membatalkan.

Flashback off

Itulah akhir kisahku, karena 2 kata itu akhirnya aku menikah dengan namja yang menyebalkan. Meskipun menyebalkan, aku menyukainya bahkan sangat mencintainya.

Lihat saja, mana ada namja membiarkan istrinya menunggu cukup lama dan lebih mementingkan teman-temannya. “Aish… Dasar namja menyebalkan” gumam Jiyeon

“Siapa yang menyebalkan… Jangan suka merengut, kasihan anak yang kau kandung itu. Aku tidak mau nantinya dia seperti dirimu yang selalu mengomel tidak jelas” sahut Changmin dengan tersenyum geli melihat Jiyeon yang cemberut. Changmin memberikan kecupan singkat di bibir Jiyeon dengan tiba-tiba dan membuat wajah Jiyeon merona merah.

“Kajja.. Kita pulang honey. Masih banyak kisah yang nantikan kita berikan kepada Author dan readers mengenai kisah kita dan kisah teman-temanku” ucap Changmin dengan mendorong tubuh Jiyeon dengan pelan dan lembut.

Author dan readers akan menanti kisah selanjutnya dari kalian berdua” teriak Author ke Jiyeon dan Changmin yang sudah melangkah jauh meninggalkan cafe.

Shim Changmin membalas dengan lambaian tangan atas permintaan Author dan Readers

~~~ END ~~~

Mian ya kalau cerita gaje, jelek, ga nyambung, garing dan masih banyak lagi dech.  Jangan lupa RCLnya ya, gumawo.

8 thoughts on “[Kyuline Series] My Story: A Bad Proposal

  1. :mrgreen: mau komen apa yah🙄
    sebenernya onn, saya bukan orang yang seneng sama cerita abg hehehe, mungkin karna umur saya juga udah yaaah gitudeh😆
    ide ceritanya bagus, bahkan bisa dijadiin komedi romantis yang bikin gregetan, tapi sayangnya onnie gak ngejelasin bahasa tubuh pemeran utamanya, jadi (mungkin hanya saya) reader merasa gak konek ama keseluruhan isinya. menurut saya ketimbang memperbanyak penggunaan conversation-nya jauh lebih baik kalo perasaan Jiyeon waktu sadar changmin ngejebak dia digambarkan dengan bahasa tubuh misalnya:
    Mata Jiyeon tiba-tiba membelalak, dengan tatapan sengit ia memandangi Changmin yang nampak puas di hadapannya. Ketika kesadarannya berangsur kembali, gadis itu tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya. “Kau gila yah?” hardik Jiyeon marah sambil menunjuk-nunjuk wajah Changmin geram. “Memangnya siapa yang mau menikah dengan laki-laki licik sepertimu?”
    sedikit tambahan, jangan lupain tanda bacanya yah onn hehehe~ sekian, semoga onnie gak keberatan saya berkomentar seperti ini *bow*

  2. annyeong, aq pengunjung & pembaca baru dsni
    baru kali ini nemu FF yg main castnya changmin – jiyeon.
    utk isi ceritanya bagus, hanya pengembangan ceritanya yg msh kurang.
    terlalu simple menurutku.
    perlu penjabaran lebih banyak lagi.

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s