Love Disease


LoveDisease

 

Author             : @Ismisangeun

Main cast         : Kim Jong Woon (Yesung), Kim Hyemi (OC)

Other               : Lee Donghae, Kim Young Woon (Kang In)

Genre              : Sad.

Rating             : PG-15/Straight

Type                : Ficlet

Disclaimer       :

Penggunaan dan karakter pemain hanya karangan author belaka untuk mendukung FF ini *no Bashing*, Bila tema,alur cerita ada kesamaan dengan karya lain itu hanya kebetulan. Karya ini murni asli hasil inspirasiku *NO PLAGIAT*.

 

-@@-

‘Bukan salahmu tangan-tangan itu menjadi dingin.Membawa bekas-bekas luka dari masa kecilmu,Apa kau takut untuk mencintai seseorang? Kita akan menyadari bahwa semakin banyak orang yang menderita, maka semakin banyak pula orang yang merasakan kehangatan orang lain.’

-@@-

Malam jelita kota Seoul dimulai, tampak jeritan-jeritan kehidupan malam dimulai. Walaupun udara dingin menerka menyambut musim dingin yang tinggal beberapa hari lagi. Tak menyurutkan manusia-manusia malam yang mencari pelarian kesedihan hidup mereka dimalam hari mengunjungi bar-bar yang sungguh menyedihkan. Disana banyak wajah-wajah dusta yang mencoba tersenyum senang karena keputusasaan yang menyerang hidup mereka. Cih! Ini sungguh menyedihkan bukan?

Tak terkecuali namja yang sedang menghabiskan botol kedua ‘Vodcanya’itu. Yah, pria bernama Kim Jong Woon yang sering dipanggil Yesung ini. Sedang menghadapi masa sulitnya karena baru saja mengakhiri hubungan dengan kekasihnya yang sudah  tahun belakangan ini mengisi hidupnya. Benar, gadis bernama Kim Hyemi itu, tiba-tiba saja memutuskan Yesung secara sepihak yang otomatis membuat pria ini gila setengah mati.

“Selama ini Kau mengikuti aku mengganggu,dan mengambil napasku dalam kenanganmu. Mencoba untuk menangkapku,siapa yang meninggalkanmu sendirian?” pekik Yesung sinis sambil meneguk segelas Vodcanya itu.

-@@-

Siapa sangka tak kalah menyedihkan dari Yesung, Hyemi hanya bisa menangis dalam diam dikamar sempit apartemennya. Benar, ia memang menyesali keputusannya untuk putus dengan pria yang selama ini telah mengisi hidupnya yang gelap.

Yesung-ya, mianhae… aku harus melakukan semua ini demi kebaikkanmu.” Ucap Hyemi lirih.

Tentu Hyemi berani mengambil keputusan besar ini meskipun ia harus menyakiti dirinya sendiri. Jujur, karena Hyemi tak ingin pria yang selama ini ia cintai menjadi korban selanjutnya kakak Hyemi. Ya! Kakak satu-satunya keluarganya yang tinggal ini sangat berperilaku bejat, ia bahkan rela membuhun orang-orang disekitar Hyemi karena memang selain bejat kakak Hyemi adalah seorang psikopat parah.

Ne, oppa?” jawab Hyemi diujung telpon.

“…………………………” entah jawaban apa di ujung sana yang sukses membuat Hyemi kelabakan dan panik bukan main.

Benar, sekarang akhirnya setelah 2 tahun bersembunyi Kakak Hyemi yang bernama Kang In itu kembali bisa menemukan keberadaan adiknya itu. Sekarang ia sudah haus akan mangsa selanjutnya. Sesungguhnya siapa kekasih Hyemi sekarang ia tak sabar menghabisinya saat itu juga.

-@@-

Hyemi masih panik di apartemen kecilnya, ia segera membereskan barang-barangnya yang berhubungan dengan Yesung dan memasukknya kedalam sebuah kotak besar. Hyemi tampak begitu panik.

TING TONG!!

 

Suara pintu berbunyi yang membuat Hyemi menahan nafasnya, seketika aliran darahnya menjadi sangat beku. Toh walaupun demikian Hyemi sudah tak bisa menghindar dari keadaan ini lagi. Hyemi tak bisa hidup dengan terus menghindar dan bersembunyi seperti buronan teroris dari kakaknya.

“Huufftttttttttt” tampak Hyemi masih menghembuskan nafas dari mulutnya untuk menenangkan diri. Meskipun tak bisa dipungkiri tubuhnya sekarang sangat bergetar bukan main. Hyemi semakin mendekati pintu dan tangan kanannya sudah memegang gagang pintu.

“Fiuhhhhh” Hyemi kembali menenangkan diri meskipun kini tangannya bergetar bukan main.

BRAKKKKKKKK

 

Seketika pintu roboh begitu saja karena tak sabar. Benar itu adalah kakak Hyemi yang baru saja tiba sudah meluapkan emosinya. Untung saja Hyemi tidak tertimpa pintu itu karena dia berada di sisi kiri pintu sebelum ia membukanya.

Opp____aa,” Hyemi gugup menatap Oppanya meskipun 2 tahun tak bertemu, Kang in tak berubah sedikitpun.

KIM HYEMI!!!” seketika Kang In meraih kedua bahu Hyemi dan meremasnya erat-erat, yang membuat Hyemi mengumpat kesakitan.

-@@-

Kim Jong Woon, yah! Benar dia masih menghabiskan waktunya di bar malam itu? ia masih ingin bersenang-senang atas kesedihan yang melandanya. Kali ini dia sudah habis 7 Vodca sekaligus. Ini sungguh sangat fanfastis mengingat sejarah Yesung yang tak pernah menyentuh minuman berakohol sedikitpun. Hanya Kim Hyemi yang bisa membuatnya seperti ini.

“Bawa dia pulang! Tampaknya dia sudah mabuk berat.” Ucap seorang Pria bernama Lee Donghae itu. Donghae tahu penyebab yang membuat sahabatnya separah ini. Ia sungguh tak terima dan memutuskan untuk membuat perhitungan dengan gadis bernama ‘Kim Hyemi’ itu.

-@@-

Hyemi masih adu batin dengan Kang In, tatapannya sungguh tatapan yang mengerikan dendam,benci,marah semua bercampur menjadi satu.

“Siapa pria itu!!” pekik Kang In yang kebetulan melihat Hyemi dan Yesung di stasiun bawah tanah kemarin.

“Dia hanya temanku! Aku tak memiliki hubungan apapun dengannya!” kali ini Hyemi berani menatap marah Kang In.

“Benarkah? Apa kau baru saja memutuskannya? Cihh! Nasibnya akan menyusul Cho Kyuhyun dua tahun yang lalu.” Ucap Kang In sembari mengacak-acak seluruh isi kamar Hyemi bertujuan mencari identitas Yesung.

Sampai saat ini Hyemi masih bingung, heran bahkan sangat dibuat gila dengan sifat kakaknya. Semenjak pembunuhan sadis yang menerjang keluarganya karena tak bisa membayar hutang dari renternir. Kang In menjadi psikopat! Ia akan membunuh siapa saja pria yang menjalin cinta dengan Hyemi. Kali ini Hyemi tak ingin kejadian yang sadis pada Kyuhyun menimpa Yesung. Benar, karena Yesung selama ini sudah menjadi penyelamat hidupnya dan ia memutuskan untuk mengorbakan dirinya sendiri demi Yesung.

“Arrrghhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Kang In karena tak membuahkan hasil. Kamar yang semualnya rapi kini sudah menjadi sangat berantakan karena raungan kemarahan Kang In.

-@@-

Lee Donghae terkejut melihat kekacauan di apartemen Hyemi, kemudian ia bersembunyi untuk melihat apa yang terjadi.

“KATAKAN SIAPA PRIA ITU!!!!!!!!!!!” kali ini Hyemi mendapatkan hadiah jambakan di rambutnya yang seketika membuat tubuh gadis cantik ini terhenpas di lantai.

“DIA BUKAN SIAPA-SIAPA OPPA!!!!!!!!!!! OPPA HENTIKAN SEMUA INI AKU TAK INGIN KAU MEMBUNUH NAMJA YANG AKU CINTAI LAGI. OPPA BISAKAH KAU MENGENTIKANNYA! HIDUPKU SELAMA INI SUDAH SANGAT BERAT OPPA!” teriak Hyemi terisak wajahnya menjadi merah karena marah tercampur dengan geraian air mata.

“Aku akan datang lagi~~” ancam Kang In yang seketika membuat Donghae bergidik dan bersembunyi di dalam tong sampah karena takut dengan peragai Kang In.

-@@-

‘Penyakit di mana cintaku sekarat secara perlahan, Rasanya sedikit sakit, tapi aku tidak ingin mendapatkan yang lebih baik. Menghapus setiap ingatan tentangmu?’

-@@-

Matahari mulai merasuki melalui tirai-tirai jendela apartemen Hyemi, menyilaukan mata gadis yang terkulai lemas dilantai kamarnya tanpa alas dan selimut. Yah! Sepanjang malam ia hanya terus menangis merasakan sakit yang terus mencercar hatinya. Sakit akan kehilangan Yesung, sakita akan kenangan buruk masa lalu keluarganya yang perlahan muncul. Semua itu membuat kepala Hyemi seakan pecah tertimpa sebuah gedung pencakar langit.

“Hkss…. Hkss… Hksssss” Hyemi kembali terisak dalam kesendiriannya.

-@@-

Yesung merasakan badannya teramat berat untuk bangun, ia mulai bangun sambil terus memegang kepalanya itu. tatapannya tertuju pada bingkai fotonya bersama Hyemi.

“Ck…………” Yesung berdecak sinis dan meraih bingkai foto itu kemudian memandanginya sejenak.

“PRAKKK!!!” Yesung melempar bingkai itu penuh emosi, air matanya kembali terjatuh begitu saja.

“Kim Hyemi! Kau!” geram Yesung.

CEKLEKKKK

 

Tampak pintu kamar Yesung terbuka, ya benar itu adalah Lee Donghae teman satu apartemennya yang membawakan madu hangat untuk menetralkan alcohol yang telah diteguk banyak oleh Yesung kemarin malam.

“Cihh!” Donghae hanya mendengus sinis meliat bingkai yang dilempar Yesung tadi.

“Minumlah!” tawar Donghae.

-@@-

Hyemi masih meratapi nasib buruk yang menimpanya kemarin malam, ia hanya meringkuk disebelah rak bukunya dengan tatapan kosong serta wajah pucat pasi. Ia bahkan berniat untuk menyayat urat nadinya saat itu juga. Benar! Hyemi sudah diujung keputusasaannya. Ia tak ingin mimpi buruknya kembali terulang, karena Kim Jong Woon sangat berarti baginya.

“Aku rasa ini yang terbaik!” ucap Hyemi dengan sebuah pisau kecil ditangannya dan berancang-ancang untuk menyayat nadinya.

“YA! KIM HYEMI BABO!!” suara itu suarang yang sangat taka sing baginya.

Dengan panik Yesung segera menyingkirkan dan membuang pisau itu jauh-jauh dari tangan Hyemi. Tentu saja ini membuat Hyemi terkejut bukan main, ia kira Yesung sudah akan membencinya setengah mati setelah kejadian kemarin.

“APA KAU GILA!” Yesung begitu emosi melihat gadisnya begitu menyedihkan sekarang ini.

“KAU PERGI DARI SINI!” Hyemi marah.

“………………………………..” Yesung menarik Hyemi kedalam pelukkannya dan mendekapnya erat-erat. Cerita dari Donghae tadi pagi seketika menohok hatinya. Bagaimana mungkin Hyemi menangungnya seperti ini? Bagaimana-pun ia harus melindungi gadis yang ia cintai sekarang tak peduli apapun resikonya.

“Kau harus pergi! Aku tak ingin menyakitimu Yesung-ah! Aku lebih baik mati daripada melihatmu menjadi korban manusia keparat itu! kau harus pergi sekarang karena aku sangat membencimu!” isak Hyemi pecah hatinya benar-benar sakit.

Aniya..”jawab Yesung lirih seakan mengalami kesakitan yang menerjang diri Hyemi.

“Kau Harus menyingkir! Gadis dihadapanmu ini benar-benar memiliki takdir yang mengerikan! Hindari takdir ini!” Hyemi kekeh dan berusaha memberontak namun percuma pelukkan Yesung terlalu erat.

-@@-

‘TAP’

 

Tampak suara langkah masuk kedalam apartemen Hyemi, dan mulai mendekati mereka berdua. Hyemi sudah bisa menduga siapa yang datang, namun kali ini ia tak ingin kejadian yang sama dengan Kyuhyun menimpa Yesung.

“BRAKK!!!!!” sebuah pukulang bola bisbol tepat mengenai tubuh Hyemi yang sukses menghempaskan tubuh Yesung saat itu.

“KIM HYEMI!!!!” teriak Yesung.

“KAU!!!!” kali ini Kang In bersiap membidik Yesung. Namun langkahnya terhenti karena dengan sisa tenanganya Hyemi mengenggam erat kaki Kang In.

Yesung berdiri dan bergidik marah karena Kang In membuat gadisnya terkulai lemah. Tatapan Yesung sangat mengerikan seolah ingin membuhun Kang In saat itu juga.

“………………………………” Kang In meremas erat leher Yesung.

“BLAM!!!!!!!!!!!!!” tendangan keras menerpa Kang In yang sukses menerka tubuh kekar Kang In terhantam tembok. Yesung langsung meraih tubuh Hyemi.

“Pergilah!” ucap Hyemi lemah disertai deraian air mata,  Kang In benar-benar murka. Ia mengambil sebuah gelas kaca dan bersiap membidik kepala Yesung.

“DUAARR!!!” suara tembakan mendahului bidikan Kang In.

Benar tembakan dari salah satu polisi yang dibawa Donghae tepat waktu, Kang In selama ini juga menjadi buronan karena kasus pembunuhan keji yang ia lakukan.

“Untung saja tidak sedikit terlambat.” Guman Donghae lega.

-@@-

Yesung masih menatap gadis yang terkulai lemah dipangkuannya itu. Kini air matanya kembali menetes tak henti.

“Kim Jong Woon….” Hyemi dengan sisa tenaganya meraih pipi kanan Yesung.

“Dengarkan aku Kim Hyemi mulai saat ini aku tidak akan memaafkanmu jika kau melakukan hal bodoh seperti ini! Aku akan menghukummu! Bagaimana mungkin aku hampir saja membuatku membencimu! Kau tidak boleh mencium bibir namja lain selain Kim Jong Woon.” Lirih Yesung mengingat kejadian kemarin.

“Aku mencintaimu…” lanjut Hyemi kesadarannya semakin menipis karena hantaman keras yang menimpanya.

“Ya! Kim… Hye…mii” kini seluruh tubuh Yesung bergetar dengan keadaan Hyemi yang sekarat.

-@@-

Tampak disebuah ruangan ICU dengan sabarnya sebuah pria terus mengenggam erat tangan gadis yang terkulai lemas dihadapannya itu. Benar sudah 2 bulan lamanya Hyemi tidur lemas disana dengan segala alat yang membuat nyawanya selamat.

“Kim Hyemi kau~” kata-kata Yesung terhenti karena melihat gerakan kecil kelopak mata Hyemi.

“Dokter!!!!!!!!!” teriak Yesung

-@@-

Musim dingin dipenghujung, berganti musim semi. Seorang gadis duduk di kursi roda dengan manisnya membaca sebuah buku. Ya! Keajaiban menyertai nyawa Hyemi yang hanya diperkirakan 10 % hidup saat itu. Namun kini ia harus hidup dengan kursi rodah karena hantaman terakhir kakaknya membuat Hyemi lumpuh!.

“Kau disini rupanya?” pekik Yesung menghampiri Hyemi.

“Ne?” Hyemi senang.

Yesung jongkok di depan kursi roda Hyemi sambil tersenyum manis. Kemudian ia mengeluarkan kotak kecil dari saku jasnya.

“………………………….” Itu adalah sebuah cincin.

“Menikahlah denganku? Jadilah pendamping hidupku.” Ucap Yesung tulus.

“Hkss… Hkss… Hkksss.” Tangis Hyemi pecah karena ketulusan Jong Woon ini.

“Aku tak bisa? Aku bukan yeoja yang pantas untukmu? Kau benar-benar namja gila Kim Jong Woon. Aku sama sekali tak~”

“Cup~” sebuah kecupan manis bertaut di bibir Hyemi.

“Aku tak peduli Kim Hyemi!! Kau sejak awal adalah gadisku, susah payah aku meraih hatimu yang beku itu. Susah payah aku membongkar pertahanan yang mengunci hatimu. Susah payah juga aku menyelamatkan hidupmu. Jadi, aku tak akan melepasmu!” tegas Yesung yang telas membuat Hyemi terpaku tak tau harus menjawab apa.

“………………………………..” Hyemi meraih leher Yesung dan memeluknya erat dalam isakan diam. Tampak senyum kemenangan terbentuk disudut bibir Yesung pertanda sebuah kebahagiaan akan menghampirinya.

Cinta itu seperti sebuah penyakit yang datang dengan sendirinya tak diminta. Menyerang jika kondisi sangat menguntungkan tak peduli siapan mangsanya. Meskipun ada obat untuk menyembuhkan. Namun tunas-tunas cinta sesungguhnya seperti kanker ganas yang tidak bisa disembuhkan! Jadi sebesar apa kau menyembukannya, semakin ganas cinta itu menyerah.

>THE END<

Yohooo~ aku hanya sekedar iseng buat ficlet yang tak layak publish + gaje ini. Typo bertebaran? Ff hambar itu memang ciri khas ff dari author abal” ini. Walaupun begitu RCL tetap harus ditinggalkan. Jadi silahkan tinggalkan jejak.

Gomapseumnida ^^

2 thoughts on “Love Disease

  1. loh loh ada apa dengan kangin? masa jadi gila begini. bukannya kangin baru keluar dari penjara yah? kenapa udah jadi buronan aja? klo emang jadi buronan kenapa dilepasin? ckck~
    kasian hyemi punya kakak seperti kangin. tapi enak juga bisa dapetin anak suju😆
    ngomong2 typo sangat2 bertebaran -_- apa maksudnya vodka sudah habis 7 gelas sekaligus? kan klo minum vodka gak kayak minum bir yang tiap abis dikasih gelas baru ^_^
    klo bisa sih sebelum dipublish ffnya di periksa dulu untuk menghindari typo😀

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s