The Rising Devil


risingdevil

The Rising Devil by ilachan 

Baekhyun || Ficlet || Fantasy|| PG

{“Kau harus punya cukup banyak dosa untuk terus bersamaku.”}

~

Gadis itu berjalanan diantara kerumunan orang yang berlalu lalang tanpa memperhatikannya. Penampilannya sungguh kontras dengan kebanyakan pejalan kaki malam hari, yang identik dengan jaket tebal sepatu boot, syal atau topi yang membantu mereka tetap hangat. Tapi gadis itu hanya memakai baju tipis, kakinya pun tanpa alas.

Dinginnya malam tak dapat ia rasakan.

Indranya seperti mati, begitu pula dengan hatinya.

Langkah gadis itu berhenti di gedung tua tak terpakai. Sejenak ia memperhatikannya sebelum masuk. Gedung itu gelap, tanpa penerangan. Orang-orang menyebutnya angker. Tak seharusnya aku disini, batinnya. Tapi dia harus kesini, dia membutuhkannya, seseorang yang ingin ia temui.

Seorang diri dia memasuki gedung itu, berjalan tanpa ragu, lantai demi lantai ia lewati hingga akhirnya langkahnya berhenti hingga dia mencapai atap gedung. Matanya menyapu seluruh tempat itu, mencari yang ia cari. Beberapa saat dia kecewa dan putus asa. Dimana lagi dia harus bertemu dengannya?

“Kau mencariku?”

Suara rendah seorang lelaki terdengar berbisik ditelinganya. Tubuhnya yang tak merespon cepat, sedikit terhuyung kedepan kemudian berputar melihat siapa yang berbicara.

Pria itu.

Dia memakai baju hitam panjang, dengan tudung kepala yang menyembunyikan wajahnya dari sinar bulan purnama diatas mereka. Wajahnya yang gelap menyamarkan senyumannya yang dingin. Dia tak menyukai kehadiran gadis ini.

“iya. Aku mencarimu.” jawab gadis itu lirih. Peluh mulai turun di sekitar wajahnya. Jantungnya berdegub tak teratur karena kehadiran pria itu yang mengejutkan, membuatnya kaget.

“Apa yang kau inginkan?”  pria itu berjalan menjauh beberapa langkah, mengabaikan pandangan gadis itu.

“Kau bisa membaca pikiranku. Perlukah aku berkata lagi padamu?”

Pria itu sejenak terdiam, senyum simpul muncul diwajahnya meskipun gadis itu tak melihatnya, aura dingin menyelimutinya. “Kau gadis yang licik.”

Gadis itu bungkam. Tak bisa mengelak dengan perkataannya. Dia benar. Dia adalah gadis yang licik dan jahat. Dia rela melakukan apapun demi keinginannya tercapai.

Apapun.

“Apa kau benar-benar tak menyesal?”

“Uh.. Itu sudah terjadi bukan? Kalaupun aku menyesali perbuatanku, itu semua percuma.”

Pria itu berputar kembali menghadap si gadis. Beberapa saat dia hanya terkikik pelan namun berubah menjadi gelak tawa, tipikal tawa jahat dan dingin.

“Jadi, kau sudah membulatkan tekadmu?”

Berlahan pria itu maju mendekati si gadis. Gadis itu hanya diam membeku di tempatnya, hingga akhirnya jarak mereka hanya beberapa inci saja.

“Kau yakin dengan resikonya?” bisik pria itu, dan si gadis menelan ludahnya gugup.

“A-aku tau Baekhyun. Bawalah aku. Aku ingin hidup selamanya bersamamu.”

“Selamanya? Kau ingin hidup bersamaku selamanya?” ulang Baekhyun. Suaranya masih berbisik seprti sebelumnya. Gadis itu tak tau apa yang ada di pikiran Baekhyun saat ini. Dia hanya menatap manik mata Baekhyun yang balas menatapnya dingin. Sungguh mata yang jahat.

“Kau tau bukan, syarat apa yang harus kau penuhi?” lanjut Baekhyun, jarinya yang pucat bermain-main dengan rambut gadis itu. “Kau harus punya cukup banyak dosa untuk terus bersamaku.”

Gadis itu mengangguk perlahan tapi pasti, membuat Baekhyun mengangkat sebelah alisnya heran. “Kurasa aku sudah melakukan dosa yang paling besar sepanjang hidupku.”

“Benarkah?”

Gadis itu mengangguk lagi. “Aku…” nafasnya tercekat, kata-katanya seolah susah keluar dari mulutnya,”Orang tuaku dan kakak ku… Uh mereka..”

“Dan kau tau syarat yang selanjutnya bukan?” Baekhyun memotong gadis itu, dia tau kalau kalimat gadis itu tak akan pernah selesai.

“Syarat kedua? Apa itu?”

Baekhyun makin mendekatkan tubuhnya dan perlahan menarik gadis itu kedalam pelukannya. Gadis itu tak mengelak, dia membiarkan dirinya jatuh di kehangatan tubuh Baekhyun, dan merasakan bibir Baekhyun yang dingin menyentuh miliknya. Cukup lama berlalu, hingga akhirnya Baekhyun menghentikan ciumannya dan berkata…

“Kau harus mati.”

***

Kasus Pembunuhan Sekeluarga Kembali Terjadi.

“Seoul-Ilsan. Mayat seorang gadis (20) ditemukan di daerah pabrik tua tak terpakai milik Daejong Corp persisnya di belakang Komplek Pabrik Distrik Ilsan, Sabtu (10/12). Dengan temuan itu, jumlah korban pembunuhan sadis oleh orang tidak dikenal (OTK) yang menimpa keluarga Kim, menjadi bertambah 4 orang.  Gadis itu merupakan putri dari keluarga Kim yang juga merupakan adik dari Kim Jong In yang mayatnya telah ditemukan terdahulu di aliran Sungai Han, Jum’at (10/11). Mayat anggota keluarga yang lain yakni Mr Kim dan Mrs Kim sebelumnya yang ditemukan tak bernyawa di kediamannya telah di periksa dan di otopsi….. “

***

“Welcome into my world my girl. Welcome to the Hell.”

Your devil. Baekhyun

End

Hallo ada yang kenal aku?😄 /eh sapa ya?/
Maafkan aku kalo selama ini aku menghilang dari peredaran karena dunia nyata menuntutku untuk sibuk. /gadayangtanya/ yasudah/
Dan naas-nya setelah lama hilang aku kembali dengan Ficlet . Harusnya bisa lebih panjang tapi aku pada masa hiatus. karena aku rindu blog ini akhirnya ngepost yang ini deh.🙂
So that’s it. Berikan saya oksigen (Read, like, and comment) and ~ mampir di blog ku ya Iruza Izate

Anyeong ^^ :*

4 thoughts on “The Rising Devil

  1. Hah! setelah sekian lama sibuk dan akhirnya nyempetin baca ff ini, onnie harus bilang kalo onnie kecewa T__________T singkaaaaaat ameeeeeeeeeeeeet >,<
    Btw, kalo aja si 'gadis' bilang “Kurasa aku sudah melakukan dosa yang paling besar sepanjang hidupku. Mencintai malaikat pencabut nyawa sepertimu." pasti lebih berasa nyeseknya meskipun cuman ficlet🙂 dan tentunya bisa nambah sedikit perasaan ke dalam karakter baek.
    Mudah2an ini cuman sekedar teaser, dan bakal punya sekuel2 lainnya seperti kebiasaan jelek onnie😆
    oya, untuk penggunaan kata sifat di(sambung kata) tapi untuk benda, tempat dan kejadian di-nya di pisahin ^^
    ditunggu karya selanjutnya Ilachan~

    • wahhh unni nggak perlu repot-repot baca fic ku sampe segitunya deh, aku jadi terharu. heuuuu. >.<
      duuuh andwee kenapa kecewa. maaf aja soalnya aku lagi males nulis panjang. hehe😛

      uh, iya juga sih. bener saran Unni. aku ngga kepikiran sampe segitu.🙂
      dan duuuh unni jangan berdo'a semcam itu. ini bukan teaser atau prolog atau semacamnya. itu sudah END kkk. aku banyak hutang projek fic dan belum kelar semua. heuu cukup disitu fic-nya
      sebenarnya ada pre-quelnya tapi aku lagi sibuk di kuliahan T^T *malah curhat.

      dann itu dia. kkk aku emang agak teledor soal itu. makasih unni nanti aku perbaiki.
      sekali lagi makasih. udah mau baca fic ku yang nista ini. kkk :*

      • hahahha~ ya udah deh kalo emang gak ada lanjutanya, onnie baca yang laen aja😛
        gapapa, fokus aja sama kuliahan, hobi nulis gak boleh sampe ganggu kuliah ^^ ditunggu ff lainnya😉

  2. thor aku suka kata kata Kau harus banyak dosa untuk bisa bersamaku. Author terinspirasi dari apa sih? keren banget.

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s