[Tae-Bum Series] (Drabble) It’s You


image

Author: Shanne Viviana.

Cast: Kim Kibum, Song Tae Ri, others.

Credit Poster by: Ladyoong – High School Graphics

Disclaimer: This fanfict is also published in my blog
***

“Cut!”

Teriakan seorang sutradara itu sontak saja langsung menghentikan adegan yang sedang dilakukan oleh para aktris dan aktor itu. Para kru yang sedang berada di lokasi shooting itu pun langsung menepukan kedua tangan mereka, tanda bahwa shooting hari ini sudah cukup. Sudah selesai.

Para kru pun langsung berhamburan dari tempat mereka semula untuk membereskan peralatan-peralatan yang tadi baru saja digunakan untuk adegan-adegan yang ada dalam drama tersebut. Begitupun dengan sang sutradara, ia langsung beranjak dari posisinya semula, hendak meninggalkan lokasi ini, mungkin?

Kibum berjalan menghampiri Tae Ri yang notabene adalah assistant-nya itu. Begitu melihat Kibum berjalan menghampirinya, dengan sigap Tae Ri langsung mengeluarkan sebotol air mineral kemudian memberikannya kepada pria itu. Seolah-olah ia sudah tahu apa maksud Kibum datang menghampirinya.

Kibum menegak minuman itu. Entah kenapa ia merasa lelah sekali hari ini. Mungkin ini efek karena ia terlalu mengutamakan karir sehingga waktu tidur pun ia nomor duakan. Baru saja ia selesai meneguk minuman itu, sebuah suara berhasil membuat ia tersentak kaget dan langsung menoleh ke arah orang yang memanggilnya.

“Oppa! Kibum Oppa!”

Kibum memicingkan matanya, berusaha melihat siapa yang memanggilnya. Senyuman lebar langsung mengembang di wajahnya begitu ia tahu siapa yang memanggilnya. “Eoh? Sung Hye~a!” Kibum berjalan menghampiri Sung Hye masih dengan senyum lebar yang menghiasi wajahnya. “Apa yang kau lakukan disini?

Begitu mendengar ucapan Kibum tadi, wajah Sung Hye langsung berubah seratus delapan puluh derajat menjadi kesal. “Memangnya kenapa? Oppa tidak ingin aku disini?” gerutu Sung Hye sembari mendelik kesal ke arah Kibum.

“Bukan begitu … Hanya saja, kau ‘kan tidak suka kalau aku ajak ke lokasi shooting. Jadi, hal ini benar-benar membuatku merasa aneh.”

Sung Hye mendengus. “Kalau aku tidak kemari, kau pasti tidak akan mengunjungiku. Jadi, lebih baik aku yang mengalah.” Gadis itu menghela nafas sejenak. “Aku merindukanmu, tahu tidak?” gumam Sung Hye pelan nyaris tidak terdengar.

Kibum menghembuskan nafas berat kemudian berjalan menghampiri Sung Hye, membuat jarak diantara mereka semakin terkikis. Dan, di detik berikutnya, ia memeluk Sung Hye. Bahkan ia tidak peduli akan hadirnya orang lain saat ini. Dan … mungkin juga ia tidak sadar jika ada sepasang mata yang sejak tadi menatap mereka dengan tatapan menahan sakit. Seolah-olah oksigennya direbut begitu saja sehingga ia sama sekali tidak bisa menghirupnya lagi.

“Mianhae … Aku juga sangat amat merindukanmu,” bisik Kibum tepat di telinga Sung Hye, membuat seulas senyuman tipis itu langsung terlukis di wajah cantik gadis itu.

“Ehm … Kibum~ssi,” panggil Tae Ri tiba-tiba, yang sontak saja membuat mereka berdua segera melepas pelukan mereka. Kibum dan Sung Hye pun langsung menatap ke arah Tae Ri. Tae Ri menelan ludahnya gugup. Baru kali ini ia ditatap secara intens seperti itu. “Sepertinya … aku harus pulang sekarang. Tidak apa-apa ‘kan?”

Dahi Kibum langsung berkerut ketika mendengar permintaan assistant-nya itu. “Pulang? Kenapa? Bukankah setelah ini, aku masih ada shooting lain?” tanya Kibum heran.

“Ya, memang setelah ini kau masih ada shooting lain. Tapi aku benar-benar harus pulang sekarang. Eomma tadi mengirimiku pesan kalau aku harus segera pulang. Lagipula, assistant mu bukan hanya aku ‘kan?”

“Yah, kau benar … Tapi ‘kan tetap saja—”

“Sudahlah, kau tidak perlu meminta izin Kibum Oppa. Aku yakin kau punya urusan yang lebih penting dibanding ini, bukan? Kibum Oppa memang suka begitu. Dia orang yang susah sekali dimintai izin. Jadi, lebih baik kau tidak perlu meminta izin padanya, karena itu sia-sia saja,” sela Sung Hye dengan nada mengejek sembari melirik ke arah Kibum. Bermaksud memberitahukan pria itu bahwa ia sedang mengejeknya sekarang.

“Baiklah. Kalau begitu aku pergi dulu,” ujar Tae Ri kemudian menundukan tubuhnya. Detik berikutnya, ia berbalik. Berjalan meninggalkan Kibum dan Sung Hye.

“Ne? T-tapi ‘kan …”

Tae Ri terus berjalan, seolah-olah ia sama sekali tidak mendengar penolakan Kibum tadi. Sudah cukup ia melihat “adegan” tadi. Dan, ia sudah tidak tahan lagi untuk berada disana dalam waktu yang lama. Bahkan, ia terpaksa berbohong tadi. Ibunya sama sekali tidak mengiriminya pesan apapun juga. Itu semua hanyalah bualannya.

Tae Ri terus berjalan sambil sesekali mengusap airmata yang turun, menyusuri pipinya. Rasa sakit itu datang lagi ketika ia kembali mengingat adegan tadi. Seharusnya ia sadar, sejak awal ia tidak boleh mencintai pria itu. Bahkan, ia nekat bekerja sebagai assistant pria itu hanya karena ia ingin dekat dengan pria itu. Ia ingin melihat pria itu setiap harinya. Walau, ia sendiri juga tahu bahwa pria itu sudah memiliki orang lain. Tapi ia tidak peduli! Ia benar-benar tidak peduli. Karena … satu-satunya orang yang ia cintai adalah … pria itu. Kim Kibum.

-THE END-

2 thoughts on “[Tae-Bum Series] (Drabble) It’s You

  1. Halo Shanne, salam kenal (:
    jadi akhirnya, Tae ri diem aja gitu? dia nggak berusaha ngasih kode, bilang ke kibum atau gimana gitu? sedih banget ceritanya huhhu😦 tapi kayaknya bakalan lebih sedih kalau panjang ceritanya, sayang ini cuman drabble. nyesek banget tapi huhhhu😥

    overall ini oke banget kasih jempol nihh ke authornya hehehhe.
    terus berkarya, ya. jangan bosan ;p
    fighting!

    • Halo, salam kenal jg😀
      Iya, Tae-Ri diem aja, dia pengennya Kibum tahu sendiri ttg perasaannya.
      Ini kn ceritanya msh berlanjut, ga abis sampe disini aja. Udh ada lanjutannya kok… Coba aja cari😉

      Hehehe, makasih ya😀

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s