[Trilogy] Dauntless – Way To Go


Way to Go

Title: Dauntless – Way To Go || Author: eyinzz || Main Cast: SNSD’s Sooyoung & Super Junior’s Kyuhyun || Genre: Romance, Angst, Married Life , etc || Rating: PG-16 || Legth: Drabble-Trilogy || Disclaimer: This is my own story!

“Just like now, we walking on our way together.”

Previous Part: [TEASER] Dauntless – The Way to Break Up – Way Back Into Love

 

.

.

.

Happy Reading J

.

.

.

Hana…. Dul…. SET!!!”

 

Para tamu acara yang mengumpul di tengah-tengah ballroom Knight Hotel segera berebutan mengambil benda –yang barusan dilempar ke arah mereka- Beberapa tamu berusia senja hanya menggeleng melihat tingkah laku konyol para wanita muda sekarang. Apakah sebegitu pentingnya benda tersebut sampai harus diperebutkan? Hanya benda biasa yang memiliki sebuah mitos lama; Siapa yang mendapatkan bunga dari sang mempelai wanita, akan menemukan jodoh dan segera menikah.

 

“JUNG SOO YEON!”

 

Sedangkan gadis berambut cokelat muda –yang awalnya berdiri di pinggir- hanya dapat melongo mendapat rangkaian bunga di tangannya. Dia tidak berniat memperebutkan benda dengan mitos konyol itu, namun bagaimana bisa lemparannya tepat padanya? Lelaki tegap berambut ikal disampingnya mengulum senyum penuh arti, “Sica-ya, bukankah ini berarti kau harus segera menerima lamaranku?” Pandangan tajam nan menusuk sukses di berikan Jung Soo Yeon atau sering dipanggil Jessica pada tunangannya. “Mati kau, Kim Jaejoong!”

Pasangan pengantin kita ikut tersenyum tiga jari, wajah mereka memancarkan aura cerah. Pada hari sakral ini, hari yang hanya akan datang satu kali seumur hidup. Hari yang tidak akan pernah mereka lupakan namun juga hari yang tidak ingin mereka ulangi kembali, cukup satu kali mereka mengucapkan janji suci dihadapan Tuhan, cukup sekali mereka menyerahkan diri pada pasangan dan cukup selamanya mereka mempertahankan hubungan ini. Tangan kiri Kyuhyun terus melingkar di pinggang Sooyoung, menjaga wanitanya agar tetap berada dalam jangkauannya.

MC kembali meraih mic-nya, “Marilah kita lanjutkan dengan acara selanjutnya! Pengantin diwajibkan mencium satu sama lain!”

Riuhan penonton menyesakkan udara di tempat dilaksanakan resepsi pernikahan berkonsepGarden Outdoor ini. Meski angin malam berhembus sayu-sayu, sama sekali tak mengurangi kesenangan para tamu. Tidak hanya mereka, langit pun tampak terang dengan bulan sabit dan taburan bintang disana. Wangi khas bunga malam juga ikut menghanyutkan malam spesial ini. Kyuhyun menggandeng Sooyoung, menuju tengah kolam renang, melewati jalan sempit dan kecil; membiarkan setengah ekor gaun sepanjang satu meter mengambang di kolam renang.

Di tengah-tengah kolam renang tersebut, terdapat tempat berpijak –terbuat dari batu taman- yang ditata sedemikian rupa membentuk hati. Tempat yang luasnya hanya bisa menyanggah satu orang kini harus menampung dua orang berlawanan jenis. Tubuh Sooyoung maupun Kyuhyun saling berhadapan tanpa jarak sedikit pun. Bergerak sedikit saja dapat membuat salah satu tumbang dan jatuh. Kyuhyun memeluk Sooyoung erat, menghembuskan nafasnya di leher terbuka Sooyoung. Kemudian menjauhkan kepalanya –tetap memeluk Sooyoung-. Tatapan mereka saling beradu, saling menyelami dalamnya cinta mereka, saling bertukar pandang penuh arti.

Suara gesekan biola menghanyutkan, di dukung tentramnya para tamu. Kedua sejoli ini mulai terbawa suasana, saling mendekatkan wajah mereka hingga bibir mereka bertemu sebentar, sebelum akhirnya saling melumat bergantian. Sorakan para tamu memecahkan keheningan, tapi tidak berpengaruh pada sang pengantin yang masih terus bercumbu di bawah sinar terang rembulan dan ledakan kembang api. Lumatan tersebut menghilang, digantikan dengan permainan lihai dari benda tak bertulang mereka, saling bermain dan mengait satu sama lain. Sooyoung berjinjit, makin mengeratkan kalungan tangannya pada leher Kyuhyun. Memperdalam permainan mereka, sampai tanpa sengaja Sooyoung terpeleset; menumbangkan mereka berdua sekaligus.

 

BYUR!!

 

Semua tamu mengerjap tak percaya, kejadian ini diluar dugaan mereka. Para crew persiapan pernikahan bingung bukan kepalang melihat kejadian ini. Pakaian Sooyoung serta Kyuhyun basah kuyup. Rambut mereka lemas bermandikan air kolam renang. Bahkan rok gaun pengantin Sooyoung telah mengambang seluruhnya. Namun ketegangan tersebut sirnah ketika Sooyoung kembali tersenyum dan segera berhambur memeluk Kyuhyun di dalam kolam renang.

 

“CHO KYUHYUN, SARANGHAE!”

 

NADO SARANGHAE, CHO SOOYOUNG!”

 

Kyuhyun lagi-lagi menyambar bibir mempelainya. Kembali melanjutkan permainan mereka yang sempat tertunda tadi, tanpa memusingkan keadaan dan dimana mereka berada. Beberapa tamu tertawa geli bahkan ada yang salut dengan keromantisan Kyuhyun dan Sooyoung. Namanya juga pengantin baru, selalu menghabiskan waktu mereka dengan bermesraan walau di waktu darurat pun, seperti sekarang.

 

~oOo~

“Kyuhyun-ah, buatkanlah aku bibimbap. Aku lapar~”

 

Mata Kyuhyun mengerjap beberapa kali saat sinar matahari menembus kelopak matanya melebihi intensitas normal. Badannya serasa remuk sehabis ‘berperang’ kemarin malam dan kini pada pukul 8 pagi ia sudah dibangunkan dengan rengekan khas anak kecil dari istrinya. Setelah menyesuaikan pandangannya dan meregangkan beberapa otot kakunya, Kyuhyun menoleh pada wanita disebelahnya –bahu terbuka penuh tanda cintanya- dengan selimut yang menutupi perbatasan dada ke bawah, membuat ingatannya kembali terlempar pada ‘permainan’ ganas mereka.

“YA! Cho Kyuhyun! Apa yang ada di pikiranmu?! Cepat masakkan aku!” Pekik Sooyoung sembari memukul pelan dada polos suaminya. Kyuhyun terkekeh pelan, memposisikan dirinya berbaring menyamping meniti wajah istrinya. “Sooyoungie, kau kan istrinya. Kenapa tidak kau saja yang memasak, huh? Itu kewajibanmu sebagai anae.” Ujar Kyuhyun sambil merapikan anak rambut istrinya. Sooyoung mengembungkan pipinya kesal dengan bibir mengerucut dan kembali merengek, “Kyuhyun-ah, aku lelah. Tidak sadarkah seberapa ganasnya kau semalam? Bayangkan 9 ronde non-stop! Berjalan pun aku tidak kuat. Kau tega, Cho kyuhyun!”

Kyuhyun terkekeh. Sooyoung benar, ia telah membuat wanitanya bekerja terlalu keras semalam untuk menemaninya. “Siapa suruh kau memiliki fisik yang begitu menggoda?” Bisik Kyuhyun pelan, membuat Sooyoung melotot maksimal.

 

“YA!”

 

Tawa Kyuhyun meledak, semakin menjadikan raut wajah Sooyoung masam menahan kesal. Setelah berhasil menetralkan tawanya, Kyuhyun mengangguk, “Baiklah, aku akan memasak. Kau mandilah. Jika masih tidak bisa berjalan tunggu saja aku, nanti kita mandi bersama.” Lagi-lagi perkataan Kyuhyun sukses membuat Sooyoung mengeluarkan suara cemprengnya pada apartment mewah milik mereka.

 

“YA! CHO KYUHYUN!” Untung saja Kyuhyun segera berlari menuju kamar mandi untuk berganti pakaian.

 

~oOo~

Sooyoung menyunggingkan senyum jahilnya, mengendap-endap menuju dapur, menghampiri suaminya yang masih sibuk dengan berbagai macam alat di kitchen set. Detik berikutnya Sooyoung memeluk tubuh Kyuhyun dari belakang, menyandarkan kepalanya pada punggung tegak lelaki tersebut, berusaha menghirup udara khas dari kulit Kyuhyun dibalik kaos putih polos miliknya. “Sooyoungie, tidakkah posisi kita terbalik?” Sooyoung tersenyum samar, tetap memeluk erat Kyuhyun dari belakang. “Biarlah, anggap saja kita sedang memecahkan rekor terbaru.” Balasnya.

Bibimbap-nya sudah selesai!”

Sooyoung sontak melepaskan pelukannya, menatap Kyuhyun membalikkan badan dengan tiga porsi bibimbap ditangannya. Tentu saja, satu porsinya lagi untuk jaga-jaga jika salah satu dari mereka masih lapar. Sooyoung berlari ke meja makan dan mengambil tempat duduk disana, memerhatikan Kyuhyun menata makanan mereka di atas meja. “Cobalah bibimbapbuatanku. Ahhhh~”

Sooyoung membuka mulutnya, menerima suapan Kyuhyun yang sekarang sedang menatapnya penuh arti. Lama-lama kunyahan Sooyoung memelan, matanya terpaku pada penampilan Kyuhyun sekarang. Rambut ikalnya berantakan dan basah oleh keringat, kaos tipisnya menempel sempurna mencetak bentuk tubuhnya, boxer hitamnya menambah pesona namja itu. Menurutnya Kyuhyun paling tampan disaat seperti ini, bangun tidur-berkeringat. “Bagaimana? Enak tidak.” Sooyoung tersenyum misterius lalu mendekatkan wajah mereka sampai berjarak sekitar 15 cm. “Kau akan tau bila kau ikut merasakannya. Mau coba?”

Kyuhyun mengangguk lalu membuka mulutnya, mengharapkan suapan dari istrinya. Sayangnya tebakannya meleset –jauh-. Sooyoung tidak menyuapkan potongan bibimbap, melainkan langsung memberikan bibimbap baru menggunakan mulutnya. Mata Kyuhyun membulat sempurna, tapi lama-lama mengimbangi permainan agresif Sooyoung. Untuk sekian kalinya mereka terhanyut permaianan lidah, dibumbuhi rasa nikmat bibimbap ikut melenakan mereka ke situasi yang lebih dalam. Sehabisnya dua potong bibimbap, Sooyoung mendorong tubuh Kyuhyun; melepas cumbuan mereka. Memberi kesempatan untuk bernafas kembali. Tangan kanan Kyuhyun mengusap ujung bibir Sooyoung yang basah, begitu juga Sooyoung.

 

Morning Kiss.” Ucap Sooyoung sedikit ber-aegyo.

 

Kyuhyun tersenyum miring, “Kau mulai berani Cho Sooyoung.”

 

“Karena kau milikku, tentu saja aku berani.”

“Berjanjilah, hanya seperti sekarang sampai puluhan tahun kedepan. Hanya berjalan bersama di jalan kita. Hanya saling mencintai dan mempercayai, tanpa ada pikiran untuk kembali ke jalan masing-masing.”

 

“Ya, Aku berjanji, Cho Kyuhyun.”

.

Sekarang mereka tidak lagi terluntang-luntung mencari jalan takdir untuk bersama. Tuhan telah menyatukan mereka dalam sabda-Nya

.

Memberikan mereka kesempatan hidup bersama menjalani sisa hidup mereka yang masih panjang. Walau harus menghadapi rintangan terlebih dahulu.

.

Kini mereka sudah tahu, dimana jalan mereka dan kemana tujuan mereka pergi.

.

Bagaikan air mengalir, hubungan mereka akan tetap mengalir tenang dan tetap berjalan meski kadang banyak bebatuan menganggu perjalanan mereka.

.

Kisah mereka yang dulu sempat tersendat, kini kembali tertulis. Melanjutkan cerita tabir cinta mereka di sisa lembaran buku yang ada.

.

Pertemuan mereka, perjuangan mereka, perpisahan mereka dan kasih mereka; sama sekali tidak sia-sia. Semuanya terbayar lunas dengan kebahagiaan tak ternilai

.

Terkadang, rencana Tuhan lebih baik disbanding mimpi terindah kita sekalipun.

.

Bagaimana jadinya jika Tuhan tidak memisahkan mereka? Tidak memberi tahu mereka siksa rindu, tidak memberi mereka pelajaran akan kematangan.

.

Mungkin angan-angan memiliki sebuah keluarga kecil, hanya tinggal kenangan. Karena ketidak dewasaan mereka menghadapi rintangan nantinya.

.

Namun, dengan adanya pembelajaran. Membuat mereka harus memutar otak berkali-kali bila ingin berpisah, kembali mengingat bagaimana mereka memperjuangkan cinta masing-masing tanpa ada hubungan apapun kecuali ikatan batin

.

Dan inilah secuil dari kisah hidup mereka, Cho Kyuhyun dan Choi Sooyoung

~oOo~

.

.

.

END!

.

.

.

Gimana? Moga aja suka ya :D

Makasih buat para readers yang setia berbagi komennya. Terimakasih juga buat para Siders meski kalian pelit buat kasih komen, tapi moga aja segera tobat ya :’)

Disini aku ngga kasih konflik karena di part sebelumnya udah kebanyakan konflik. Jadi disini tingga yang ringan aja.

Bye~^^

One thought on “[Trilogy] Dauntless – Way To Go

  1. Keren ceritanya :”) meski aku ga trlalu suka Pasangan Kyuyoung, tp Feelnya dpt :”)
    Trus Ciptain Ff slanjutnya ya min🙂

Comment please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s